Thierry Henry Pertanyakan Kebijakan Transfer Arsenal

Eks punggawa Arsenal FC Thierry Henry mengaku khawatir dengan kebijakan transfer mantan klubnya, karena baginya kurang berambisi membeli pemain baru. Thierry Henry mengaku dirinya melihat adanya penurunan ambisi dari Arsenal karena kurang bersuara di bursa transfer. Sejauh ini hanya Granit Xhaka yang didatangkan dari Borussia Moenchengladbach dengan banderol sebesar Rp 518 miliar dan juga Rob […]

Eks punggawa Arsenal FC Thierry Henry mengaku khawatir dengan kebijakan transfer mantan klubnya, karena baginya kurang berambisi membeli pemain baru.

Thierry Henry mengaku dirinya melihat adanya penurunan ambisi dari Arsenal karena kurang bersuara di bursa transfer.

Sejauh ini hanya Granit Xhaka yang didatangkan dari Borussia Moenchengladbach dengan banderol sebesar Rp 518 miliar dan juga Rob Holding dan Calum Chambers.

kekhawatiran Henry ini setelah melihat adanya penurunan pembelian dari musim ke musim di Arsenal.

Mesut Ozil didatangkan dari Real Madrid pada 2013 silam dengan banderol Rp 743 miliar.

Setahun kemudian, datang Alexis Sanchez dari FC Barcelona yang dibeli dengan mahar Rp 517 miliar.

Musim lalu, Petr Cech merupakan pemain termahal yang didatangkan Meriam London dengan harga Rp 241 miliar.

Keyakinan Henry kian menguat kala melihat Arsenal kebobolan empat gol dalam tempo 18 menit di laga perdana Liga Inggris kontra Liverpool.

“Yang tidak saya pahami adalah, jika kita diberi tahu bahwa Arsenal adalah klub yang kaya, mempunyai banyak uang, bisa berkompetisi dengan siapa pun untuk mendatangkan pemain di bursa transfer,” ujar Thierry Henry.

“Tapi ketika musim (bursa transfer) dimulai, kami tidak bisa bersaing di pasar. Jadi mana yang benar? Saya tidak paham.”

“Apakah Arsenal masih menjadi pilihan pertama (bagi pemain) di Inggris? Jika pemain besar tersedia di pasar, yang pertama-tama harus dipikirkan, apakah anda bisa bersaing? Apakah anda bisa memberikan penawaran? Lanjut, apakah besaran uangnya cukup konyol? Kita semua tahu jika uang yang harus dikeluarkan terhitung konyol, namun anda harus membayarnya.”

“Dan kemudian apakah sang pemain mau bermain di Arsenal? Itu yang harus kita fahami. Jadi apakah Arsenal masih menjadi pililhan pertama di Inggris? Saya rasa tidak.”

Sepakbola.cc