Ukraina kalah kontroversial, pelatih Blokhin damprat wartawan

Pelatih Ukraina, Oleg Blokhin, menuding wasit telah membunuh peluang Ukraina dengan cara tak mensahkan gol Marko Devic di menit ke 63. Anehnya dia menumpahkan kekecewaannya dengan memarahi wartawan saat acara jumpa pers. “Mari kita keluar dan melakukan pembicaraan secara jantan. Apa kalian (wartawan) pernah bermain sepak bola? Kalian menulis apa yang kalian sukai. Kalian memang […]

Pelatih Ukraina, Oleg Blokhin, menuding wasit telah membunuh peluang Ukraina dengan cara tak mensahkan gol Marko Devic di menit ke 63. Anehnya dia menumpahkan kekecewaannya dengan memarahi wartawan saat acara jumpa pers.

“Mari kita keluar dan melakukan pembicaraan secara jantan. Apa kalian (wartawan) pernah bermain sepak bola? Kalian menulis apa yang kalian sukai. Kalian memang tidak menyukai saya dan tim ini. Saya mengerti kalian adalah jurnalis. Tetapi, kalian harus menghormati saya,” kata Blokhin dengan nada keras.

Tidak diketahui dengan jelas apa yang membuat Blokhin begitu naik pitam. Apakah karena gol yang dianulir oleh wasit tadi dibenarkan oleh para jurnalis?

Yang pasti dalam keterangan pers tersebut, Blokhin mempertanyakan kinerja wasit. Dia menilai kehadiran asisten wasit di samping gawang sama sekali tidak berguna jika tak mampu bekerja dengan baik.

“Kami mencetak gol murni pada menit ke 63 dan bola telah melewati garis gawang beberapa sentimeter. Apa yang bisa saya katakan? Ada lima wasit dalam lapangan dan bola telah melewati garis gawang,” kata Blokhin.

Insiden gol yang dianulir tersebut terjadi pada menit ke 63. Tembakan Marko Devic yang tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper Joe Hart, berhasil ditepis Hart. Namun, bola tepisan Hart tetap mengarah ke gawang yang kosong.

Saat bola menyentuh garis gawang, tiba-tiba John Terry menyapu bola keluar dari gawang Inggris. Dalam tayangan ulang terlihat jelas bola yang dihalau Terry telah melewati garis gawang. Namun, asisten wasit yang berada di samping gawang tidak mengesahkan gol tersebut.

Sementara gol pemasti kemenangan Inggris dicetak oleh Wayne Rooney pada menit ke 48. Kemenangan itu sekaligus menuntun Inggris menjadi juara Grup D dengan nilai 7 dan akan bertemu runner Grup C Italia di perempat final.