Everton faormasi MU formasi tiga bek juan mata Liga Inggris Louis van Gaal Manchester United Premier League Sepak Bola Wayne Rooney west ham

Hingga memasuki pekan ke 11 kompetisi Liga Premier Inggris, manajer Manchester United, Louis Van Gaal, masih terus mengutak-atik formasi timnya. Ia mengaku belum menemukan formasi terbaik untuk dipertahankan.

Sekedar mengingat kembali. Di lima laga awal Liga Premier, Van Gaal mencoba dengan formasi tiga bek (3-5-2), sebuah formasi yang dia gunakan di timnas Belanda. Hasilnya ternyata tidak memuaskan. MU kalah dua kali, imbang dua kali dan hanya sekali meraih kemenangan kemenangan.

Formasi itu kemudian ditinggalkan. Van Gaal lalu menerapkan pola 4-1-3-2 diamond. Hasilnya cukup bagus dimana MU berhasil mengalahkan West Ham 2-1 pada 27 September lalu, dan menang 2-1 lawan Everton sepekan kemudian. Di dua laga ini, Juan Mata dimainkan sebagai starter menggantikan Rooney yang terkena skorsing.

BACA JUGA  Everton Menang, Tapi Pelatih Tetap Kecewa

Dalam empat pertandingan terakhir, Van Gaal kembali melakukan eksperimen. Dia memilih memasang satu stirker, dan menumpuk barisan gelandang dengan mengusung strategi 4-1-4-1. Hasilnya, MU malah menuai dua hasil imbang, sekali menang, serta sekali kalah.

Tentang gonta-ganti formasi itu, Van Gaal mengakui kalau itu sengaja ia lakukan dalam rangka mencari sebuah formasi yang pas untuk Setan Merah. Menurut dia, pada eksperimen terakhir mulai terlihat adanya keseimbangan di setiap lini.

“Saya setuju, jika dibilang saya terlalu banyak bereksperimen. Saya memang mencari keseimbangan dan saat Anda melihat empat laga terakhir, kami mempunyai lebih banyak keseimbangan, karena kami tak banyak kebobolan,” kata Van Gaal.

BACA JUGA  Pochettino : Harry Kane Salah Satu Striker Terbaik Di Dunia