Video: Mereka Yang Meninggal di Lapangan Hijau

  •     Kalau ada teman yang lagi main bola mendadak membungkuk, lalu roboh di lapangan hijau, dan tidak bisa bangkit lagi untuk sekedar duduk, jangan diketawain. Itu adalah ciri-ciri kena serangan jantung. Istilah yang lebih tepat sebenarnya: henti jantung (cardiac arrest) karena gangguan irama denyut jantung, bukan karena sumbatan akibat plak kolesterol dalam pembuluh darah, […]

Liga Inggris Xtra Time  - Video: Mereka Yang Meninggal di Lapangan Hijau

 

 

Kalau ada teman yang lagi main bola mendadak membungkuk, lalu roboh di lapangan hijau, dan tidak bisa bangkit lagi untuk sekedar duduk, jangan diketawain. Itu adalah ciri-ciri kena serangan jantung.

Istilah yang lebih tepat sebenarnya: henti jantung (cardiac arrest) karena gangguan irama denyut jantung, bukan karena sumbatan akibat plak kolesterol dalam pembuluh darah, yang menyebabkan serangan jantung (heart attack).

Dan ini bisa terjadi pada siapa saja. Muda usia atau tua. Tidak peduli seberapa sehatnya dia atau atletis, henti jantung (cardiac arrest) ini bisa datang menyerang kapan saja. Lihat saja pada video berikut ini. Semua cirinya sama. Lari cepat, mendadak roboh, ada yang didahului membungkuk lebih dulu seperti menahan sakit, dan tidak bisa duduk kembali. Boro-boro berdiri. Dan seluruhnya pemain bola yang berusia muda.

Menurut para ahli, ada tiga ciri-ciri atau peringatan yang bisa kita tandai sebelum cardiac arrest yang sesungguhnya terjadi.

  1. Apakah pernah jatuh pingsan saat latihan olahraga?

  2. Apakah pernah pingsan saat mendengar suara keras, atau gampang terkejut dengar suara keras?

  3. Apakah punya paman/bibi/om/tante yang waktu muda terkena gejala henti jantung saat olahraga?

Kalau salah satu jawabannya adalah ‘Ya” maka waspadalah karena masalah henti jantung ini bisa menimpa kamu, sama seperti beberapa pemain bola dalam video di atas. Untuk butir kedua, ahli belum menemukan alasannya secara medis, tapi ini dikenal dengan istilah ‘Long QT Syndrome’.

Untuk butir ketiga, itu merujuk pada pengalaman famili yang terkena henti jantung saat usia muda. Jika di atas tanah seperti main bola tentu lebih mudah sadar dari pingsan. Tapi jika sedang berenang biasanya akan berakhir dengan tragis. Jadi, cari tahu kondisi genetik tubuh kamu dengan menelusuri kondisi kesehatan saudara-saudara yang berusia lebih senior.

Hormat untuk semua ksatria sepakbola yang sudah mendahului kita karena kasus henti jantung, ketidakmampuan jantung menyesuaikan diri dengan irama kejut listrik tubuh. Tercatat sudah ada 103 pemain bola yang meninggal di atas lapangan hijau, termasuk Sékou Camara, pemain Pelita Bandung Raya, pada 27 Juli 2013.

Salah satu kasus yang terkenal adalah Fabrice Muamba, pemain Bolton Wanderers. Jantungnya berhenti selama 78 menit, sebelum akhirnya bisa berdenyut lagi. Sesudah keluar rumah sakit, ia menyatakan pensiun dari sepakbola. Soalnya, kemungkinan yang sama bisa terjadi lagi di masa depan.

Lihat videonya yang bikin merinding di sini. Apalagi saat seluruh stadion menyerukan namanya. Tidak ada adegan berlama-lama menyorot sosok tubuh Fabrice Muamba karena TV sudah mengambil kebijakan untuk tidak mengambil keuntungan dari kondisi buruk seseorang.