Vincent Kompany Bakal Absen di Laga vs QPR

Manajer Manchester City telah memastikan bahwa juara Premier League itu akan berlaga vs QPR hari Sabtu tanpa kapten Vincent Kompany karena pemain asal Belgia itu menderita cedera betis. “Hal ini tidak serius tapi saya tidak tahu apakah dia akan siap untuk skuad internasional,” kata Pellegrini, dengan Belgia akan menghadapi Wales di kualifikasi Euro 2016 pada 16 […]

Sepakbola - Chesterfield berikan hadiah Ched Evans dengan perpanjangan kontrak. Ia langsung berikan tanggapannya.

Manajer Manchester City telah memastikan bahwa juara Premier League itu akan berlaga vs QPR hari Sabtu tanpa kapten Vincent Kompany karena pemain asal Belgia itu menderita cedera betis.

“Hal ini tidak serius tapi saya tidak tahu apakah dia akan siap untuk skuad internasional,” kata Pellegrini, dengan Belgia akan menghadapi Wales di kualifikasi Euro 2016 pada 16 November.

Berita itu akan menjadi dorongan moral untuk tim nasional asuhan Chris Coleman yang saat ini memimpin Grup B setelah mengambil tujuh poin dari tiga pertandingan pertama kampanye kualifikasi Euro 2016 mereka.

Pasukan Pellegrini ini mengalami pekan yang kurang menyenangkan, termasuk kekalahan 1-2 di kandang mereka sendiri vs CSKA Moskow di Liga Champions Rabu malam lalu, di mana Yaya Touré adalah salah satu dari dua pemain City yang diusir keluar.

Ada laporan yang menghubungkan kepindahan pemain Pantai Gading itu ke PSG, tapi klaim ini dibantah oleh Pellegrini.

“Kok jadi ada banyak laporan yang mengatakan bahwa Yaya akan dijual? Mungkin semua tim lain ingin Manchester City menjadi tim lemah.”

“Yaya adalah pemain yang sangat penting. Dia bermain sangat baik di babak pertama [melawan CSKA] – dia mencetak gol.”

“Di babak kedua ia melakukan kesalahan dan ia diusir dari lapangan tapi saya yakin tak seorang pun di klub berbicara tentang menjual Yaya Touré. Mungkin berita itu datang dari tim lain yang ingin untuk melihat tim kami lemah.”

Manajer asal Chili itu juga bersikeras bahwa hasil terbaru di Champions tidak meningkatkan tekanan pada posisinya sebagai pelatih.

“Saya tidak pernah merasakan tekanan,” katanya. “Dalam karir saya, saya telah selama 25 tahun mengelola tim dan satu-satunya tekanan yang saya rasakan adalah tekanan saya sendiri untuk kembali bermain dalam cara saya inginkan tim ini bermain, bermain sepakbola yang menarik dan menjadi tim pemenang.”

“Sulit untuk membuat kemajuan di Liga Premier ketika Anda memenangkan gelar tahun lalu, tapi kami mencoba untuk terus berjuang untuk meraih trofi.”

“Saya tidak tahu apakah Anda dapat mengambil beberapa kesimpulan ketika Anda masih harus memainkan 28 pertandingan lagi. Masih ada banyak laga dan kita baru ada pada bulan November.”

“Sulit untuk memulihkan fisik dan mental dalam waktu kurang dari 72 jam dari apa yang terjadi pada hari Rabu tapi saya ingin melihat tim yang sama yang kami lihat di derby [Manchester].”

Sepakbola.cc