Wenger Bersiap Pindah, Manajer Real Madrid Penggantinya

4

Tercium rencana pelatih Arsenal Arsene Wenger akan cabut dari Emirates dan pindah ke AS Monaco, mantan klubnya dulu. Jika itu benar terjadi maka manajemen Arsenal bersiap merekrut bos Real Madrid dan mantan manajer, Chelsea Carlo Ancelotti. Menurut laporan, tim dari Prancis telah datang dan menawarkan kepada Wenger kontrak tiga tahun senilai Rp 541 Milyar yang menggiurkan dan mengejutkan, […]

Tercium rencana pelatih Arsenal Arsene Wenger akan cabut dari Emirates dan pindah ke AS Monaco, mantan klubnya dulu.

Jika itu benar terjadi maka manajemen Arsenal bersiap merekrut bos Real Madrid dan mantan manajer, Chelsea Carlo Ancelotti.

Menurut laporan, tim dari Prancis telah datang dan menawarkan kepada Wenger kontrak tiga tahun senilai Rp 541 Milyar yang menggiurkan dan mengejutkan, dan ingin pelatih Prancis itu mengambil alih posisi dari Leonardo Jardim musim panas mendatang.

The Gunners takut bahwa Wenger akan sangat tergoda untuk kembali ke Monaco setelah sekian musim sukses bersama klub awal karirnya itu (1987-1994), dan disadari bahwa persiapan sedang dilakukan untuk memastikan Ancelotti datang sebagai penggantinya.

Kesepakatan pelatih Italia dengan Real Madrid akan berakhir pada tahun 2016, dan media Spanyol mengklaim bahwa kepadanya akan diperlihatkan pintu keluar jika ia gagal untuk memberikan setidaknya satu trofi besar selama musim ini.

Ancelotti sendiri terbuka untuk menjadi manajer di Liga Premier jika ia sampai meninggalkan Santiago Bernabeu, seperti yang dikatakannya baru-baru ini kepada The Sun, “Saya suka Inggris, saya merasa sangat senang di Chelsea, saya menyukai atmosfernya, para pendukungnya, saya memiliki kenangan terbaik di sana.”

“Saya ingin kembali. Itu tergantung berapa lama petualangan ini berlangsung. Jika berlangsung lama saya akan pensiun setelahnya. Tapi jika tidak maka saya akan datang ke Inggris. Itu pasti.”

“Hanya ada kemungkinan pada hari saya meninggalkan Madrid. Entah aku berhenti dari sepakbola selamaya, atau saya kembali ke Inggris.”