West Ham Dengan Jijik Hapus Semua Jejak Dimitri Payet

Sepakbola – West Ham United mulai menghapus semua jejak Dimitri Payet di klub dimulai dengan menghapus fotonya dari Stadion Olimpiade London.

Dimitri Payet

Gilabola.com – West Ham United mulai menghapus semua jejak Dimitri Payet di klub dimulai dengan menghapus fotonya dari Stadion Olimpiade London.

Bintang kelahiran Prancis berharga £25 juta itu mengejek bos The Hammers sesaat setelah dia resmi pindah ke Marseille. “Aku tidak perlu mencari pembenaran atas tindakanku,” katanya.

Gambar Payet di dinding stadion digantikan oleh gambar raksasa yang menunjukkan tendangan spektakuler Andy Caroll saat menjebol gawang Crystal Palace. Jersey raksasa West Ham dengan nama Payet dengan nomor punggung 27 yang menggantung di langit-langit di dalam stadion juga sedang dalam proses pembongkaran.

Sebuah sumber dari The Hammers mengatakan bahwa pembersihan jejak-jejak Payet secepatnya dilakukan untuk menurunkan tensi amarah pendukung. “Kami pikir kami harus menurunkannya sebelum para penggemar yang melakukannya,” kata sumber itu.

Para pendukung West Ham mengekspresikan kemarahan mereka dengan melemparkan telur ke rumah sewaan Payet setelah ia menolak bermain untuk membantu skuad asuhan Slaven Bilic yang tengah mendekati jurang degradasi Liga Premier Inggris. Mereka juga menyanyikan lagu anti-Payet dan menyemprotkan slogan jorok di dinding dekat rumah mantan punggawa The Hammers tersebut.

Payet, usia 29 tahun, akhirnya mewujudkan keinginannya untuk bergabung kembali dengan mantan klub nya Marseille meskipun West Ham menahan gajinya bulan Januari sebesar £500.000.

“Aku tidak perlu mencari pembenaran atas tindakanku. Slaven Bilic boleh mengatakan apapun yang dia inginkan mengenai apa yang kulakukan. Tapi kami telah banyak berdiskusi secara empat mata,” kata Payet setelah ia diresmikan kembali di stadion Stade Velodrome, Selasa (31/1).

“Aku tahu apa yang kami katakan. Apa yang terjadi di masa lalu, aku akan berbicara mengenai hal itu ketika dibutuhkan, tapi tidak sekarang,” tambahnya.

Payet memaksa The Hammers menjual kembali bintang terbaiknya setelah ia dikucilkan di ruang ganti pemain dan disuruh berlatih dengan tim muda.

“Ini adalah langkah yang kuinginkan. Itu semua terjadi karena aku sudah menginginkannya sejak lama, meskipun jika aku tidak pindah aku masih akan tetap hidup, tapi aku merasa tidak terlalu cocok di sana,” ujarnya.

“Aku melewati tahun yang luar biasa di klub, dengan para pendukung nya. Kisah kami memang tidak berakhir seperti yang diharapkan. Tapi aku memiliki memori yang sangat baik dari para pendukung West Ham,” katanya.

Sepakbola.cc