Zlatan Ibrahimovic Kurang Percaya Diri

  • Mantan gelandang Manchester United, Ray Wilkins, percaya jika Zlatan Ibrahimovic tengah menderita kurangnya kepercayaan diri di depan gawang. Mantan penyerang Paris Saint-Germain yang saat ini bermain bagi Manchester United, Zlatan Ibrahimovic, tengah mengalami salah satu momen terburuk dalam karirnya. Ibrahimovic belum pernah mencetak gol lagi dari lima pertandingan terakhir United. Dan dari 10 pertandingan terakhirnya, […]

Zlatan Ibrahimovic

Liga Inggris  - Zlatan Ibrahimovic Kurang Percaya Diri

Mantan gelandang Manchester United, Ray Wilkins, percaya jika Zlatan Ibrahimovic tengah menderita kurangnya kepercayaan diri di depan gawang.

Mantan penyerang Paris Saint-Germain yang saat ini bermain bagi Manchester United, Zlatan Ibrahimovic, tengah mengalami salah satu momen terburuk dalam karirnya. Ibrahimovic belum pernah mencetak gol lagi dari lima pertandingan terakhir United. Dan dari 10 pertandingan terakhirnya, penyerang berusia 35 tahun itu hanya mencetak 1 gol yaitu saat melawan Zoya di Liga Eropa.

Hal tersebut berimbas kepada penampilan United di Liga Inggris. Red Devil saat ini terpuruk di peringkat 8 klasemen sementar dengan koleksi 15 angka. Mereka belum pernah meraih kemenangan dalam 4 laga terakhir di Liga Inggris. Wilkins percaya bahwa hasil pertandingan terakhir mereka di Old Trafford kontra Burnley merupakan sebuah langkah mundur dalam upaya mereka merebut gelar juara musim ini.

“Zlatan sepertinya menderita kurangnya rasa percaya diri,” ujar Wilkins pada Sky Sports. “Dia tidak terlihat seperti percaya diri ketika dia di depan gawang. Ada momen fantastis ketika dia melakukan umpan 1-2 dengan Paul Pogba saat melawan Burnley, dan saya pikir jika dia menendang bola tersebut dengan keras maka dia bisa saja mencetak gol. Namun ia tidak malakukannya. Dia mencoba menggunakan kaki dalamnya untuk menendang dan hanya menghasilkan sepak pojok. Di awal musim, saya melihatnya melakukan tendangan keras.

“Dia mencetak 52 gol dari 50 pertandingan musim lalu. Dia seorang penyerang fenomenal dan saya senang ketika United memutuskan untuk mendatangkannya. Tapi Liga Inggris bukanlah kompetisi yang mudah. Kita telah melihat banyak pelatih yang mengatakan hal demikian, bahkan Pep Guardiola. Setiap pertandingan di sini adalah berbeda.”

Wilkins menambahkan : “Di Old Trafford saat melawan Burnley, United diharapkan bisa meraih tiga poin, namun mereka gagal melakukannya. Hal tersebut mengakibatkan mereka jatuh di belakang klub-klub pengincar gelar juara lain dan itu adalah sebuah langkap mundur. Itu bukanlah hasil yang terbaik.”