Insiden Dengan Cavani Bikin Neymar Stres

Pemain PSG Neymar dan Edinson Cavani saat terlibat perselisihan beberapa waktu lalu
Pemain PSG Neymar dan Edinson Cavani saat terlibat perselisihan beberapa waktu lalu

Mantan pemain PSG, Nene, percaya bahwa masalah dengan Edinson Cavani membuat Neymar tertekan di Prancis.

Mantan pemain PSG asal Brasil sekaligus teman dekat Neymar, Nene, mengakui bahwa Neymar sedikit merasa kurang bahagia dengan karir barunya di Prancis bersama PSG. Nene menilai hal itu wajar mengingat dirinya baru saja menerima tantangan baru sejak pindah dari Barcelona pada musim panas lalu.

Meski telah bermain dengan impresif dan menjadi bintang utama di PSG, namun Neymar dinilai masih belum menikmati kehidupannya di Paris. Salah satu insiden rebutan penalti dengan Cavani pada September silam disebut memicu ketidakbahagiaan Neymar di PSG.

Ketika ditanya apakah masalah dengan Cavani membuat Neymar tertekan, pemain yang pernah bermain tiga musim di PSG itu mengatakan kepada RMC Sport: “Ya, mungkin dia sedikit stres karena hal itu.”

Nene menambahkan : “Neymar tidak pernah mengatakan kepada saya bahwa dia kecewa dengan perlakuan yang ia dapatkan di Prancis, dia tidak mengatakan hal itu kepada saya.”

“Pastinya, dia mengharapkan beberapa hal berjalan lebih mudah daripada apa yang sudah terjadi, namun ini adalah sepakbola dan kita tidak bisa memprediksi segalanya. Semua orang dalam rombongannya tahu bahwa dia perlu untuk beradaptasi.”

“Bagaimanapun juga ini adalah tantangan baru bagi dirinya. Pada awalnya, kesabaran adalah hal yang dibutuhkan. Tentu saja akan ada beberapa momen di mana segala sesuatu terasa kurang menyenangkan.”

Nene mengakui sedikit berperan dalam pengambilan keputusan Neymar untuk pergi dari Barcelona dan bergabung dengan PSG. Ia juga menilai Neymar akan merasakan sensasi 100 kali lebih baik ketika meraih gelar juara Liga Champions bersama PSG ketimbang dengan apa yang sudah ia lakukan bersama Barcelona.

“Saya memberikan pendapat saya kepadanya,” tambah Nene. “Saya menjelaskan kepadanya mengenai kota, klub dan infrastrukturnya. Saya mengatakan kepadanya bahwa dia tidak akan menyesali keputusannya pergi dari Barcelona.”

“Di Barca, dia sudah memenangkan segalanya, jadi saya katakan kepadanya: ‘Bayangkan anda pergi ke Paris untuk sebuah tantangan baru, dengan struktur yang sama dengan yang Anda miliki di Barcelona dan mungkin lebih baik. Di atas semua itu, Anda akan memiliki tim yang hebat, dengan kota yang hebat, Anda akan memiliki segala yang Anda inginkan dan akan menjadi pemain terhebat mereka, bintang di tim. Jika anda meraih gelar juara Liga Champions bersama PSG, maka itu akan berharga 100 kali lebih banyak dibandingkan jika anda melakukannya lagi bersama Barca’.”

Sepakbola.cc
Uang Instan