AC Milan Bantah Intimidasi Donnarumma

182

CEO AC Milan Marco Fassone membantah tuduhan Mino Raiola yang menyebut kliennya, Gianluigi Donnarumma diintimidasi dan diancam hidupnya.

Liga Italia  - AC Milan Bantah Intimidasi Donnarumma

Berita Transfer Liga Italia – CEO AC Milan Marco Fassone membantah tuduhan Mino Raiola yang menyebut kliennya, Gianluigi Donnarumma diintimidasi dan diancam hidupnya.

Marco Fassone yakin Mino Raiola dan Gianluigi Donnarumma telah merugikan AC Milan atas keputusannya untuk tidak memperpanjang kontrak.

Saat ini kontrak kiper berusia 18 tahun itu akan habis pada musim panas tahun depan dan negosiasi kontrak baru harus terhenti di tengah jalan meski Donnarumma sendiri masih ingin bermain di San Siro.

Raiola mengungkapkan bahwa pihaknya tidak diberikan pilihan lain di surat kontrak yang disodorkan sehingga memilih untuk tidak menandatanganinya.

Selain itu, pria yang juga menjadi agen Mario Balotelli dan Zlatan Ibrahimovic itu pun mengaku Donnarumma telah diintimidasi dan mendapatkan ancaman.

Menanggapi pengakuan tersebut Marco Fassone membantahnya dan bersikukuh bahwa pihaknya tidak bersalah dan menunjuk Raiola sebagai biang keladinya.

“Tidak ada yang ragu bahwa Ia berhak untuk membuat keputusan ini. Ini tidak melanggar aturan. Tapi satu hal harus disahkan, yang harus dikerjakan sesuai dengan etika bisnis,” ujar Fassone pada Corriere della Sera.

“Kepahitan ini memiliki kaitan dengan bagaimana situasi yang tidak menyenangkan ini ditangani. Seharunya bisa ditangani tanpa harus merugikan klub, tapi dengan adanya situasi seperti ini, mereka telah membuat Milan rugi Rp1,481 triliun.”

“Jika Donnarumma berharga seperti itu di usia yang masih 18 tahun, itu disebabkan klub menginvestasikan kepada dia, berani mempromosikannya ke tim utama.”

“Yang harus Ia lakukan adalah dengan berkata bahwa dirinya tidak suka dengan kontrak yang ada dan kami akan memberikan klausul pelepasan yang masuk akal. Lalu jika klub paling penting di dunia mau mendatangkan Donnarumma, meskipun di musim panas tahun ini, mereka bisa membayar Milan sejumlah uang tersebut.”

“Dengan cara ini apa yang Real Madrid tidak dibayarkan ke pihak Milan, akan berakhir di kantong agennya. Sedangkan saya akan menginvestasikan sejumlah uang tersebut untuk perkembangan sepak bola Italia.”

“Setiap kali kami berbicara, baik secara tatap muka langsung atau melalui telepo, Gigio meyakinkan kami bahwa Ia masih ingin tetap tinggal. Hal tersebut masih seperti itu sampai dua hari sebelum melakukan pertemuan dengan Raiola. Agen pemain, di sisi lain, selalu berkata bahwa Ia tidak siap untuk bernegosiasi dengan waktu yang telah kami tentukan. Jadi ada dua versi berbeda soal masalah ini.”

“Kami sedih dengan ekstrimis-ekstrimis yang dihasilkan sepak bola. Kami pun kecewa jika keputusan Donnarumma atau agennya, memprovokasi reaksi seperti itu.”

“Sebagai sebuah klub, saya tidak tahu apa yang bisa kami lakukan untuk memberikan Gigio dan keluarga kepuasan untuk tetap tinggal. Kami mencoba mengatakan hal itu setiap kali kami berbicara.”

“Jika Ia mau memikirkan ulang, bukan hanya akan diterima dengan tangan terbuka oleh Milan, tapi juga para suporter. Suasana hati akan bisa berubah dengan cepat.”

“Tidak ada yang namanya ancaman-ancaman. Posisi kami jelas. Donnarumma tidak untuk dijual, dan Vincenzo Montella akan memutuskan. Sepanjang pengetahuan saya, dia bisa bermain di tiap laga. Akan tetapi, kami tidak bisa menghadapi resiko apapun, jadi kami mencari penjaga gawang lainnya.”

“Kami tidak bisa bergantung kepada seseorang yang kontraknya hampir habis, seseorang yang mungkin sudah memikirkan Real Madrid, khususnya untuk pesepak bola penting seperti kiper.”

“Saya harus yakin kami akan fokus mendapatkan penjaga gawang yang memiliki fisik dan mental yang ideal. Sebagai contoh, jika San Siro melakukan protes pada sebuah pertandingan, maka itu bisa mencuri konsentrasi seorang pemain.”

“Dari apa yang Mino Raiola katakan, Gianluigi Donnarumma sepertinya sangat tertekan,” tambah Fassone.