Bek Roma Yakin Bisa Kejar Defisit Poin Dari Juventus

  • Bruno Peres memiliki keyakinan bahwa AS Roma masih bisa mengejar defisit poin dari Juventus di puncak klasemen musim ini.

AS Roma

Bruno Peres memiliki keyakinan bahwa AS Roma masih bisa mengejar defisit poin dari Juventus di puncak klasemen musim ini.

Liga Italia  - Bek Roma Yakin Bisa Kejar Defisit Poin Dari Juventus

Berita Liga Italia – Juventus saat ini masih memimpin klasemen sementara Liga Italia dengan koleksi 42 poin, selisih 4 poin dari AS Roma di peringkat kedua. Namun selisih tersebut masih bisa bertambah lebar karena Juventus masih menyisakan satu pertandingan yang belum dimainkan di pertengahan musim ini.

Meski memiliki jarak yang relatif besar, namun bek AS Roma, Bruno Peres, masih memiliki keyakinan jika jarak kedua tim masih bisa berkurang. Meski ia berharap Juventus sendiri mendapatkan kesulitan di paruh kedua musim ini dan kehilangan poin di beberapa pertandingan.

“Juventus masih belum juara saat ini,” ujar bek AS Roma itu pada ESPN Brasil. “Saya berharap kami bisa melanjutkan musim ini dengan atmosfir yang berbeda, dan saya yakin itu akan membuat jalan cerita akan berbeda.”

“Kita harus berharap bahwa Juventus mengalami kekalahan dalam beberapa pertandingan, mereka mendapatkan beberapa masalah sehingga Roma bisa menutup jarak dan mengubah alur cerita saat ini.”

Bruno Peres datang ke AS Roma di awal musim panas ini sebagai pemain pinjaman dengan biaya sebesar € 1 juta, dengan opsi pembelian permanen di akhir musim yang bisa membuat Roma mengeluarkan biaya hingga € 15 juta.

Peres sendiri merasa ada perbedaan besar antara Roma dan Torino di mana ia menganggap tekanan untuk meraih sebuah trofi di Roma sangat besar.

“Roma adalah sebuah klub yang besar, sangat berbeda dibandingkan dengan Torino di mana mereka tidak memiliki tekanan untuk memenangkan gelar liga atau meraih piala,” lanjut bek berusia 26 tahun itu.

“Anda dapat membandingkan Roma dengan Corinthians. Ketika mereka menang maka itu bagian dari mimpin dan ketika mereka gagal maka itu adalah sebuah kriris.”

“Francesco Totti? Ini adalah suatu kehormatan bisa bermain dengan sesorang seperti dirinya. Dia merupakan sosok yang pendiam, namun ketika dia dibutuhkan maka dia menjadi seorang pemimpin sejati dan dia selalu ada dengan bebera nasihatnya bagi pemain lain.”