Nikola Kalinic Ungkap Kenapa Tolak Tawaran China

  • Sepakbola – Nikola Kalinic mengungkapkan apa alasan sampai nekat menolak tawaran klub China. Meski sederhana, namun luar biasa.

Gilabola.com –┬áNikola Kalinic mengungkapkan apa alasan sampai nekat menolak tawaran klub China. Meski sederhana, namun luar biasa.

Nikola Kalinic, pemain ACF Fiorentina, menolak tawaran bermain di Liga Super Tiongkok (CSL) bersama Tianjin Quanjian pada bursa transfer Januari kemarin.

Jika seorang pesepak bola akan senang dihargai banderol mahal dan berlomba-lomba hijrah ke Liga Super Tiongkok (CSL), hal berbeda ditunjukkan oleh Nikola Kalinic.

Pemain depan Fiorentina itu menolak tawaran bermain bersama Tianjin Quanjian karena merasa dirinya tidak layak dihargai Rp 708 miliar.

Padahal pelatih Tianjin, Fabio Cannavaro, sudah siap menebus klausul pelepasan pemain berusia 29 tahun ini jika Kalinic mau.

“Pembelian itu akan pasti rampung jika saya berkata iya, meski saya tidak yakin apakah klub mau melepas atau tidak,” ujar pemain asal Kroasia ini seperti dikutip dari Corriere della Sera.

“Fabio Cannavaro memanggil saya, tapi bagi saya masalah ini sudah jelas [tidak mau] dan tidak akan diungkit lagi.”

“Saya tidak yakin dengan harga diri saya yang senilai Rp 708 miliar di klausul pelepasan dan saya ragu akan ada pihak yang memang mau menebusnya.”

Di saat pesepak bola Eropa lainnya menerima guyuran gaji tinggi di Tiongkok, Kalinic mengungkapkan bahwa uang bukanlah segalanya di perjalanan karir dirinya.

Malahan ia tidak sempat bertanya perihal penawaran gaji yang disodorkan Tianjin karena lebih dulu menolaknya.

“Saya ingin menekankan bahwa saya tidak tahu tepatnya berapa uang yang ditawarkan namun uang bukanlah segalanya dalam hidup.”

“Saya baru menjalani sepak bola yang penting satu setengah tahun lalu dan saya belum mau hengkang sekarang.”

“Saya merasa masih ada banyak yang bisa saya tawarakan kepada dunia sepak bola Eropa,” imbuhnya.

Fiorentina sendiri akan bersua Udinese dalam lanjutan kompetisi Liga Italia, Minggu (12/02) dini hari WIB.