Inter Milan Pernah Tawar Messi Dua Trilyun Loh!

400

Inter Milan dikabarkan pernah sangat dekat dengan transfer megabintang Barcelona Lionel Messi. Bahkan sudah menawar Messi dua trilyun!

Liga Italia  - Inter Milan Pernah Tawar Messi Dua Trilyun Loh!

Saat itu Inter Milan bahkan sudah siap menggaet Lionel Messi dengan tawaran yang fantastis. Hal itu diungkap oleh seorang mantan presiden Barcelona, Joan Laporta.

Lionel Messi sendiri sudah identik dengan Blaugrana. Di klub itu pula ia setidaknya sudah meraih lima Ballon d’Or, delapan titel La Liga, dan empat trofi Liga Champions.

Kisah manis Messi dengan Barcelona itu bisa saja berbeda karena lebih dari 10 tahun lalu ada Inter Milan yang datang untuk menggoda Messi. Nerazzurri bahkan sial menebus harga klausul pelepasan (buyout clause) Lionel Messi.

“Itu terjadi pada tahun 2006 silam ketika Inter membuat sebuah penawaran,” kata Joan Laporta, presiden Barcelona periode 2003-2010.

“Mereka telah siap membayar klausul pelepasannya sebesar 150 juta euro atau sekitar Rp 2,23 triliun dan itu mengapa kami kemudian menaikkannya jadi 250 juta euro (Rp 3,72 triliun), tapi saya tak pernah risau berkat hubungan baik saya dengan ayahnya, Jorge,” sambungnya.

“Saya bilang kepadanya, ‘Mereka memang harus memenuhi klausul itu karena saya sendiri tak berniat menjual. Ia akan gembira di sini, dan ia akan berjaya di sini. Di sana ia cuma akan menang secara finansial saja. Putramu ditakdirkan jadi yang terhebat dalam sejarah dan di sini ia memiliki tim untuk membantunya ke sana. Ia akan menikmati waktunya di sini’,” tutur Laporta.

Namun, pada akhirnya Lionel Messi tetap bertahan hingga sekarang. Namanya pun telah mendominasi persepakbolaan, bukan cuma di Spanyol melainkan juga di dunia, ia pun juga rutin muncul dalam pembahasan sepakbola terbaik dalam sejarah.

Laporta sendiri tak punya keraguan bahwa pemain asal Argentina itu adalah pesepakbola terbaik yang pernah ada. Ia juga menyebut Messi sebagai perpaduan dari sosok dua legenda sepakbola yakni Johan Cruyff dan Diego Maradona.

“Saya sangat Cruyffista, tapi apa yang dilakukan Leo dan saya sering membicarakan ini dengan Johan dan sudah membuatnya jadi yang terbaik dalam sejarah. Johan pun dulu bilang begitu,” ucap Laporta.

“Sepakbola Messi indah dan efektif. Bagi saya, yang terbaik dalam sejarah adalah Cruyff, Maradona, dan Messi. Dan Leo adalah perpaduan dari Cruyff dan Maradona, tapi ia tetaplah seorang Leo Messi,” tuntas Laporta.