Jika Bukan Karena Louis Van Gaal, Anak Ini Jualan Kopi di Kaki Lima

5

Meski pun dikenal kejam dan keras pada para pemainnya, ternyata pelatih Manchester United Louis Van Gaal punya sisi baik hati. Setidaknya itulah yang dirasakan oleh lelaki ini, ayah dari seorang pemain di Premier League dan tim nasional Italia. Ayah dari pemain Southampton dan Italia, striker Graziano Pelle, mengatakan bahwa jika bukan gara-gara Louis van Gaal, anaknya […]

Jika Bukan Karena Louis Van Gaal, Anak Ini Jualan Kopi di Kaki Lima - berita Liga Italia

Meski pun dikenal kejam dan keras pada para pemainnya, ternyata pelatih Manchester United Louis Van Gaal punya sisi baik hati.

Setidaknya itulah yang dirasakan oleh lelaki ini, ayah dari seorang pemain di Premier League dan tim nasional Italia.

Ayah dari pemain Southampton dan Italia, striker Graziano Pelle, mengatakan bahwa jika bukan gara-gara Louis van Gaal, anaknya mungkin akan terus bersamanya, jualan kopi di kaki lima, daripada bermain di Liga Premier dan mewakili negaranya.

Adalah sang manajer Manchester United tersebut yang merekrut Pelle ketika ia masih menangani klub AZ Alkmaar pada tahun 2007, ketika karirnya di sejumlah klub Italia tak kunjung menunjukkan tanda-tanda lepas landas.

Dalam periode bersama dengan Lecce, Catania, Crotone dan Cesena, Pelle hanya mencetak 16 gol dalam empat musim sebelum kepindahannya ke Belanda membuat karirnya moncer.

Dia kembali sebentar untuk bermain bagi Parma dan Sampdoria di Italia sebelum kembali cemerlang di Eredivisie Belanda di klub Feyenoord.

“Jika dia tidak pernah bertemu dengan sang guru Belanda [Van Gaal] serta [Ronald] Koeman, mungkin anak saya sekarang ini menjadi tukang kayu atau dia akan duduk bersama saya di van saya, jualan kopi,” kata sang ayah, Roberto Pelle, kepada La Gazzetta dello Sport.

“Dia sekarang mewujudkan mimpinya, setelah mengatasi kekecewaan karena tidak diikutsertakan ke Piala Dunia di Brasil.”

“Akhirnya seseorang telah melihat bahwa ada seorang lelaki Italia yang mencetak 64 gol di Belanda.”

Orang itu adalah pelatih Italia Antonio Conte, yang memberi kepada Pelle kesempatan pertamanya bermain di tim senior bulan ini setelah penampilan yang mengesankan di Southampton.

Pelle membalas kepercayaan Antonio Conte dengan mencetak gol pada debutnya, memastikan kemenangan 1-0 atas Malta, Selasa dinihari WIB.

“Akan sangat menyenangkan bersama Conte,” tambah Roberto Pelle. “Graziano telah mengaku pada saya bahwa ia melihat banyak kemiripan Van Gaal dalam dirinya [Conte].”