Joe Hart Tak Lagi Masuk Jajaran Kiper Terbaik

Berita Bola – Luca Marchegiani menganggap bahwa Joe Hart saat ini bukan lagi salah satu kiper terbaik dalam beberapa tahun terakhir.

joe-hart

joe-hart

Berita Bola – Luca Marchegiani menganggap bahwa Joe Hart saat ini bukan lagi salah satu kiper terbaik dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut mantan kiper Lazio dan timnas Italia, Luca Marchegiani, Joe Hart tidak lagi masuk sebagai salah satu kiper terbaik dunia setelah penampilan buruknya dalam beberapa tahun terakhir termasuk saat tampil di Euro 2016 kemarin.

Saat ini Joe Hart tengah berada di klub semenjana Italia, Torino, dengan status sebagai pemain pinjaman dari Manchester City. Pep Guardiola yang datang ke Etihad Stadium musim panas kemarin tidak menganggap Joe Hart sebagai kiper yang dibutuhkannya dan ia lebih memilih mendatangkan kiper senior Claudio Bravo dari Barcelona.

“Selama bertahun-tahun saya menganggap (Joe) Hart sebagai salah satu dari lima kiper terbaik di dunia,” ujar Luca Marchegiani kepada Omnisport. “Ketika mereka meminta saya untuk menyebutkan kompetitor bagi Gianluigi Buffon, saya akan mengatakan nama-nama seperti Iker Casillas, Manuel Nueur, dan Joe Hart di dalamnya.”

“Namun saya harus mengakui bahwa dalam kompetisi internasional terakhirnya ia tidak memberikan bukti bahwa dirinya adalah seorang kiper yang hebat. Dia tidak bermain dengan baik di Euro kemarin dan saya tidak tahu apa yang terjadi. Mungkin beberapa tahun terakhir dia terus kehilangan karismanya di Manchester City sampai akhirnya Guardiola mencadangkan dirinya. Ini pasti berdampak pada tingkat penampilannya.”

Marchegiani sendiri mendukung keputusan Guardiola yang memilih Bravo dibandingkan Joe Hart. Ia menganggap kemampuan Bravo dengan bola di kaki sangat dibutuhkan dalam sistem permainan yang diterapkan Guardiola.

“Pelatih saat ini ingin seorang kiper yang nyaman ketika bola ada di kakinya,” lanjutnya. “Pelatih merasa lebih tenang dengan kiper seperti itu yang memungkinkan tim bermain seperti yang diinginkannya. Itu menjadi aspek yang sangat penting.”

“Saya bisa mengerti jika seorang pelatih lebih menyukai kiper yang kurang mahir menangkis tiga atau empat tembakan, namun baik dalam mengalirkan 40-50 bola dengan kakinya. Jadi ya, tidak salah untuk memilih seorang kiper yang memiliki kaki yang bagus.”

Sepakbola.cc