Mazzarri Pun Ingin Bicara Langsung dengan Erick Thohir

5

  Terlihat kurang serius mengurus klub, Erick Thohir memang tidak selalu berada di Milan karena harus mengurus bisnis di Jakarta. Pemain tidak dekat, bahkan sang pelatih Inter, Walter Mazzarri pun ingin bisa bicara langsung dengan sang orang nomor satu tersebut. “Saya memiliki hubungan yang amat baik dengan Presiden. Jika saya memiliki kesempatan untuk berbicara dengannya […]

Mazzarri Pun Ingin Bicara Langsung dengan Erick Thohir - berita Liga Italia

 

Terlihat kurang serius mengurus klub, Erick Thohir memang tidak selalu berada di Milan karena harus mengurus bisnis di Jakarta. Pemain tidak dekat, bahkan sang pelatih Inter, Walter Mazzarri pun ingin bisa bicara langsung dengan sang orang nomor satu tersebut.

“Saya memiliki hubungan yang amat baik dengan Presiden. Jika saya memiliki kesempatan untuk berbicara dengannya secara langsung setiap hari, maka akan lebih baik, tapi ini hanya motivasi ekstra bagi saya,” tutur Mazzarri dalam wawancara dengan Radio Capital seperti dirilis Football Italia, Kamis (13/02/2014).

“Kami memahami satu sama lain dan ada saling menghormati. Itu memberi saya kekuatan untuk melanjutkan pekerjaan saya.”

“Inter sudah mulai pada kaki kanan, maka hal-hal tertentu yang terjadi membawa kami ke saat ini. Kami tidak melakukan apa yang kita ingin, selain dari kemenangan hari Minggu atas Sassuolo,” ucapnya pelan.

Mazzarri mulai sering dikritik karena dianggap tidak memberikan banyak kesempatan bermain untuk pemain-pemain seperti Ishak Belfodil, yang dipinjamkan ke Livorno, Mateo Kovacic, dan Mauro Icardi.

“Memang benar saya tidak memilih mereka karena mereka sudah dalam skuad ketika saya tiba. Semua orang tahu itu, tapi itu tidak masalah. Saya harus membuat sebagian besar skuad yang saya punya,” ujar mantan pelatih Napoli ini membela diri.

“Di klub seperti ini, orang harus memahami pemain muda yang berasal dari lingkungan yang sangat berbeda dengan tingkat berbeda dari tekanan. Itu semua tergantung pada apa yang Anda harapkan. Apakah mereka pemain muda yang telah mencapai sesuatu atau mereka tak terbiasa dengan situasi tertentu?” pungkasnya.