Menyusul kekalahan Palermo 2-3 dari Genoa Minggu (23/3) dinihari, Palermo pecat pelatih Francesco Guidolin. Sebagai gantinya, Palermo kembali mengangkat Stefano Colantuono.

Kekalahan atas Genoa menyebabkan Palermo melorot ke peringkat 12 klasemen sementara. Padahal di awal musim mereka yakin bisa tampil di level Eropa. Pemecatan itu sudah diduga sebelumnya karena pasca pertandingan presiden Maurizo Zamparini sudah memberikan sinyal untuk mendepak.

“Setelah menganalisa dalam beberapa hari, tak ada alasan bagi Palermo untuk mempertahankan Francesco Guidolin,” bunyi pernyataan resmi klub. Oleh karena itu manajemen menghentikan Guidolin sebagai pelatih. Mulai Selasa (25/3) ini perannya akan digantikan oleh Stefano Colantuono.

Bagi Guidolin, ini adalah pemecetan keempat kalinya yang dilakukan presiden Zamparini. Dia menangani Rosanoero hanya empat bulan. Saat itu dia menggantikan Colontuono yang didepak menyusul kekalahan 0-5 atas Juventus.

Dalam empat bulan itu, perfoma Palermo tak konsisten. Mereka hanya mengumpulkan nilai 18 hasil dari 13 pertandingan. Target masuk enam besar kain sulit karena mereka berada di peringkat 12 dengan nilai 36 hasil dari 30 kali laga.

Tugas pertama Colantuono adalah menghadapi Napoli akhir pekan ini. Meski tandang, dia harus bisa memberikan hasil terbaik bagi Palermo agar nasibnya tak seburuk empat bulan silam. (DH)

Advertisement