Presiden “I Lupi” Turun Tangan Atasi Bentrok Juventus vs Roma

4

  Bentrok lapangan hingga keluar antara Juventus melawan AS Roma seakan tak mereda sedikitpun. Sempat sama-sama diganjar hukuman, namun kedua tim tetap tak berdamai. Kini Presiden “I Lupi” sampai ikut turun tangan mengatasi perseteruan tersebut. Ya, hubungan yang meruncing antara AS Roma dengan Juventus gara-gara pertandingan seri A akhir pekan lalu membuat Presiden “I Lupi”, […]

Presiden "I Lupi" Turun Tangan Atasi Bentrok Juventus vs Roma - berita Liga Italia

 

Bentrok lapangan hingga keluar antara Juventus melawan AS Roma seakan tak mereda sedikitpun. Sempat sama-sama diganjar hukuman, namun kedua tim tetap tak berdamai. Kini Presiden “I Lupi” sampai ikut turun tangan mengatasi perseteruan tersebut.

Ya, hubungan yang meruncing antara AS Roma dengan Juventus gara-gara pertandingan seri A akhir pekan lalu membuat Presiden “I Lupi”, julukan Roma, James Palotta turun tangan. Dia meminta agar kedua belah pihak bisa menahan diri dan tetap tenang usai laga kontroversial tersebut.

Juventus memang menang 3-2 lawan Roma di lanjutan seri A yang penuh controversial tersebut. Roma sontak memprotes keras wasit Gianluca Rocchi yang dengan mudahnya memberikan dua buah penalti untuk Juventus.

Juventus merebut kemenangan setelah tendangan voli Leonardo Bonucci di menit ke-86 berhasil merobek gawang Roma. Duel ini juga menghasilkan 6 kartu kuning dan dua kartu merah. Dua kartu merah diberikan untuk bek Roma Kostas Manolas dan striker Juventus, Alvaro Morata.

Bagai disiram bensin, perseteruan kian membara karena dikabarkan Bonucci memanas-manasi fans Roma di twitter. Selain itu, pemain Roma juga dikabarkan mendapatkan perlakuan tak mengenakan di bandara saat akan pulang ke Roma dari Turin.

Terakhir komentar kapten Francesco Totti yang menyebut Juventus main di Liga “milik sendiri” membuat hati Direktur Juve, Pavel Nedved panas. Dia bahkan menyarankan agar Roma mencoba ban kapten Totti.

James berpendapat, di satu sisi, rivalitas sengit antara Roma dan Juventus bagus untuk sepak bola Italia.”Seluruh pihak harus mengambil napas dalam-dalam dan tenang,” ujar Pallotta sesuai rilis situs resmi Roma.

“Sepak bola adalah permainan cepat dan terkadang ada kontroversi dan kesalahan. Pada akhirnya, kita sama-sama tim hebat dan menatap positif dengan rivalitas yang panjang ini. Ini bagus untuk sepak bola Italia. Kami bangga dengan tim kami selamanya. Cinta semangat kami. Roma akan kembali bangkit. Biasakan saja. Forza Roma!”