Ronaldo cedera parah

23

Perjalanan karir Ronaldo tampaknya sudah berakhir. Pemain yang dijuluki Si Fenomena ini mengalami cedera parah saat Milan ditahan imbang Livorno 1-1 dalam pertandingan Seri A Kamis (14/2) dinihari. Diturunkan di babak kedua menggantikan Alberto Gillardino dalam laga Livorno di Stadion Giuseppe Meazza, Kamis (14/2), Ronaldo hanya sempat bermain tiga menit sebelum cedera tendon di lutut […]

Perjalanan karir Ronaldo tampaknya sudah berakhir. Pemain yang dijuluki Si Fenomena ini mengalami cedera parah saat Milan ditahan imbang Livorno 1-1 dalam pertandingan Seri A Kamis (14/2) dinihari.

Diturunkan di babak kedua menggantikan Alberto Gillardino dalam laga Livorno di Stadion Giuseppe Meazza, Kamis (14/2), Ronaldo hanya sempat bermain tiga menit sebelum cedera tendon di lutut kiri menderanya.

Cedera itu terjadi sesaat setelah Ronaldo melompat untuk menyundul bola. Rupanya kakinya berada dalam posisi salah saat mendarat. Dia langsung kolaps sembari terus mengerang kesakitan. Ia akhirnya digotong petugas ke luar lapangan.

Ronaldo langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Dikabarkan, cederanya begitu parah dan tendon lutut kirinya dinyatakan rusak. Untuk penanganan lebih lanjut Ronaldo kemudian diterbangkan ke Paris, Perancis, Kamis ini juga.

Ronaldo sempat dirawat di kota itu ketika mengalami cedera di lutut kanannya tahun 1999. Menurut Ronaldo, cederanya kali ini sama dengan cedera parah yang pernah dia alami pada 2000. Bedanya, kali ini terjadi di kaki kiri.

Hal itu dibenarkan dokter AC Milan, Jean-Pierre Messerman. Jenis cedera sekarang, katanya, sama persis pada apa yang dialami delapan tahun lalu.

Dengan usia dan tingkat keparahannya, Ronaldo bakal kesulitan menemukan kekuatan dan kemampuannya untuk bermain bola.

Ronaldo pernah mengalami cedera semacam ini pada 1998 dan 2000. Namun, saat itu cederanya terjadi di lutut kanannya. Maka, sekarang lengkap sudah penderitaannya, karena kedua lututnya dalam keadaan pernah cedera berat.
***