Rudiger Sebut Chelsea Lebih Hebat Daripada AS Roma

Antonio Rudiger percaya bahwa klub barunya, Chelsea, merupakan klub yang lebih besar dibandingkan AS Roma.

Liga Italia  - Rudiger Sebut Chelsea Lebih Hebat Daripada AS Roma

Antonio Rudiger percaya bahwa klub barunya, Chelsea, merupakan klub yang lebih besar dibandingkan AS Roma.

Chelsea menjadi Rudiger sebagai pemain baru pertama mereka di bursa transfer musim panas tahun ini. Klub asal London itu harus merogoh kocek sebesar £ 34 juta untuk mengeluarkan bek asal Jerman itu dari Italia.

Rudiger sendiri menyebut hadirnya Conte sebagai pelatih Chelsea turut berperan dalam kepindahannya ke Inggris. Bek berusia 24 tahun itu berharap Conte mampu menjadikannya sebagai pemain yang lebih baik, sama seperti pemain lain yang telah merasakan tangan dingin Conte.

“Bukan bermaksud tidak hormat namun kita berbicara mengenai Roma dan Chelsea, Chelsea adalah klub yang besar,” ujar bek asal Jerman itu dalam sebuah acara Nike di Tokyo.

“Roma adalah klub yang besar juga, di Italia, namun saya rasa Chelsea berada di level yang berbeda dan tentu saja alasan terbesar [kepindahannya ke Chelsea] adalah pelatih Antonio Conte. Saya bermain di Italia dan saya berbicara dengan beberapa rekan setim, sebagai contoh [Daniele] De Rossi, dia berbicara banyak hal mengenai Antonio Conte dan kualitasnya terlihat jelas.

“Anda melihatnya musim lalu, di musim sebelumnya bersama Juventus dan dengan tim nasional Italia sebagai pelatih. Dia adalah pelatih yang fantastis karena ia telah meningkatkan banyak pemain seperti Alonso dan Moses, mereka memainkan musim yang hebat. Itulah yang membuat saya berpikir bahwa saya ingin menjadi bagian dari hal tersebut.”

Rudiger sendiri diprediksi tak akan kesulitan dengan permainan di Liga Inggris mengingat fisiknya yang mumpuni, meski ia tak ingin sesumbar mengenai hal tersebut.

“Saya tidak ingin mengatakan apapun karena saya belum pernah bermain di Liga Inggris,” tambah Rudiger. “Kita akan melihat hal itu ketika saya memainkan laga pertama saya. Namun dari televisi saya melihat bahwa pertandingan di sana cepat dan mengandalkan fisik.”