Sempat Ejek Erick Thohir, Presiden Sampdoria Akhirnya Minta Maaf

Presiden Sampdoria, Massimo Ferrero sempat ejek presiden Inter Milan, Erick Thohir, dengan kalimat cenderung rasis. Namun kini ia melempar permintaan maafnya demi meredam kritik tajam.

Kontroversi mengemuka kala pemilik baru Il Samp itu diwawancarai Rai Sport perihal pengunduran diri Massimo Moratti dari kursi presiden kehormatan Nerazzurri pekan lalu.

“Tak benar memperlakukan Moratti seperti ini, saya sungguh sedih untuknya. Saya sudah katakan padanya: tendang saja si Filipina itu…,” sembur Ferrero dengan sengit.

Saat menyadari fakta bahwa Thohir adalah pengusaha Indonesia, Ferrero bahkan menambahkan cibirannya. “Ia datang dari Indonesia untuk menghina simbol sepakbola. Saya suka Thohir, sungguh, namun tak seorang pun pantas menghina Moratti,” sambungnya lagi.

Beragam kritik tajam langsung bermunculan. Menyadari hal tersebut tidak baik bila dibiarkan, kini Ferrero yang merupakan produser film kenamaan di Italia, merilis permintaan maaf via situs resmi Sampdoria.

“Saya tak ingin menunjukkan kurangnya respek pada Mr Thohir, direksi Inter maupun warga Filipina, yang selama ini saya punya hubungan baik dengannya. Saya hanya coba memuji Moratti dan semua yang ia berikan untuk Inter dan sepakbola Italia 20 tahun terakhir. Ia juga memberi trofi internasional terkini untuk Italia, mengekspor olahraga kami pada dunia,” bunyi pernyataan tersebut.

Belum diketahui bagaimana respon dari pihak Erick Thohir atas serangan tersebut.

Advertisement