Terlalu Serakah, Juve Rasakan Kegagalan

  Satu fakta unik diungkapkan oleh mantan transfer guru Juventus, Luciano Moggi. Dalam biografi yang berjudul ‘Il Pallone Lo Porto Io’. Ia ungkapkan hal terkait transfer yang pernah terjadi dan berakhir pahit. Akibat terlalu serakah, Juve rasakan kegagalan. Moggi memang sangat menyesali kegagalan operasi transfer dengan AS Roma yang melibatkan Edgar Davids, Daniele De Rossi, […]

Liga Italia  - Terlalu Serakah, Juve Rasakan Kegagalan

 

Satu fakta unik diungkapkan oleh mantan transfer guru Juventus, Luciano Moggi. Dalam biografi yang berjudul ‘Il Pallone Lo Porto Io’. Ia ungkapkan hal terkait transfer yang pernah terjadi dan berakhir pahit. Akibat terlalu serakah, Juve rasakan kegagalan.

Moggi memang sangat menyesali kegagalan operasi transfer dengan AS Roma yang melibatkan Edgar Davids, Daniele De Rossi, dan juga Alberto Aquilani.

Deal tersebut disinyalir terjadi pada tahun 2002, pada saat itu Juve dan Roma telah mencapai kesepakatan terkait barter tiga pemain tersebut plus sejumlah uang. Namun transfer tersebut batal karena Moggi melakukan blunder dengan menjadi serakah meminta tambahan uang dari I Lupi.

“Salah satu transfer terbesar dalam karir saya yang gagal terjadi adalah penjualan Davids ke Roma dengan ditukar De Rossi, Aquilani, dan sejumlah uang. Transfer tersebut seharusnya bisa jadi prestasi terbaik saya, namun pada akhirnya berakhir dengan buruk,” tulis Moggi dalam biografinya.

“Saat itu kami sudah sepakat dengan 10 juta Euro untuk Davids plus Aquilani dan De Rossi, namun saya berpikir untuk meminta lebih. Pekerjaan ini tak ubahnya seperti bermain poker, jadi saya menaikkan harga menjadi 15 juta Euro. Roma akhirnya menolak.”

“Saat itu De Rossi masih berusia 19 tahun, namun ia sudah memiliki kualitas seperti yang anda lihat saat ini. Determinasi luar biasa, teknik tinggi, dominan dalam bola atas, dan punya kecerdasan seorang juara,” imbuh Moggi lagi.

Davids memang pada saat itu sudah berusia 29 tahun dan akhirnya meninggalkan Juve pada tahun 2004 dengan free transfer menuju Internazionale. Sementara De Rossi tumbuh menjadi salah satu gelandang terbaik yang dimiliki Italia bersama Roma.