Alen Halilovic Curhat Usai Main di Jerman

  • Sepakbola – Alen Halilovic langsung curhat kepada media usai mencoba rasakan bermain bola di Jerman. Eks Barcelona tersebut ternyata sudah punya masalah serius.

Gilabola.com –¬†Alen Halilovic langsung curhat kepada media usai mencoba rasakan bermain bola di Jerman. Eks Barcelona tersebut ternyata sudah punya masalah serius.

Alen Halilovic mengaku kecewa bermain bersama Hamburg SV di Liga Jerman karena jarang dimainkan sehingga memilih hengkang.

Saat ini Ia merumput bersama Las Palmas setelah dipinjamkan selama satu tahun setengah, sejak Januari silam.

Sebelum hijrah kembali ke Spanyol, pemain asal Kroasia itu sempat mencicipi pengalaman bersama Sporting Gijon dan pindah ke Jerman musim panas tahun lalu.

“Apakah Liga Spanyol lebih baik bagi saya? Saya tidak bisa berkata sebab saya tidak bermain banyak [di Jerman],” ujar Halilovic, pada ESPN.

“Maksud saya, jika saya bermain 10 atau 15 pertandingan sebagai starter saya mungkin bisa berkata mana yang lebih baik bagi saya. Tapi saya hanya bermain satu laga sebagai starter. Namun demikian saya lebih memilih [Liga Spanyol], sebab saya rasa itu bagus bagi saya.”

“Khususnya tim ini karena kami bermain sepak bola yang bagus. Tapi saya selalu menjadi suporter Hamburg dan berharap mereka tetap berada di kasta teratas.”

“[Hamburg] tidak menjelaskan kepada saya [alasan jarang diturunkan], tapi saya rasa karena perbedaan mentalitas. Mereka tidak berfikir seperti yang saya pikirkan, gaya sepak bola, apa yang saya inginkan dan apa yang mereka inginkan. Itu menjadi masalah ketika pelatih berfikiran lain dan ketika seorang pemain berfikir lainnya.”

“Saya rasa jika saya mendapatkan kesempatan di sana saya tidak akan tahu apakah saya bermain baik atau buruk, tapi satu pertandingan saja tidak cukup.”

“Mereka berjanji akan memberikan saya kesempatan lagi, bahwa saya ini sebuah proyek, tapi saya hanya pemain muda. Saya hanya pria berusia 20 tahun.”

“Saya memang memilih Hamburg. Saya sangat senang ketika datang ke sana tapi kemudian kami mulai melakoni musim yang buruk, kami kalah di banyak pertandingan dan itu buruk bagi tim. Kemudian mentalitas mereka berubah, kami lebih bermain bertahan, kami tidak bermain sepak bola, kami tidak membuat peluang-peluang dan saya rasa bagi seorang pemain seperti saya, itu merupakan sebuah kesulitan.”

“Saya berada di sini [Las Palmas] untuk satu setengah tahun. Kita akan lihat nanti, tapi saya hanya memfokuskan diri kepada Las Palmas. Saya merasa nyaman di sini dan semoga saya bisa tetap tinggal.”