Ancelotti Angkat Anak Sendiri Jadi Asisten Pelatih

41

Berita Bola – Ternyata nepotisme itu tidak hanya terjadi di dunia politik. Di dunia sepakbola pun hal itu terjadi. Salah satunya adalah apa yang dilakukan oleh pelatih Paris Saint Germain (PSG), Carlo Ancelotti.

 

Berita Bola – Ternyata nepotisme itu tidak hanya terjadi di dunia politik. Di dunia sepakbola pun hal itu terjadi. Salah satunya adalah apa yang dilakukan oleh pelatih Paris Saint Germain (PSG), Carlo Ancelotti.

Mantan pelatih Real Madrid itu merekrut anak kandungnya sendiri yang bernama Davide Ancelotti masuk dalam staf kepelatihan Bayern Munchen. Davide diangkat oleh sang ayah sebagai asisten pelatih di Bayern pada pekan ini.

Berbeda dengan Carlo Ancelotti yang sudah makan asam garam sebagai pemain sebelum kemudian jadi pelatih, Davide kurang begitu sukses berkarier sebagai pemain. Dia cuma pernah tercatat sebagai anggota tim yunior AC Milan dan pernah bermain untuk klub kurang tenar Borgomanero pada tahun 2008.

Davide tampaknya memang langsung memilih karier sebagai pelatih. Karena itulah di usianya yang masih terbilang muda, yaitu 27 tahun saat ini, dia menggeluti dunia kepelatihan dengan menjadi asisten ayahnya di Bayern Munchen.

Sebelum di Bayern, Davide sebenarnya sudah pernah bekerja sama dengan ayahnya di Real Madrid pada periode 2013-15. Namun saat itu, dia bukan sebagai asisten pelatih, melainkan sebagai pelatih fisik untuk Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan.

Bagaimana komentar Davide setelah diangkat sebagai asisten pelatih di Bayern? Dia mengaku selain membantu pelatih saat latihan dan persiapan pertandingan, tugas sampingannya di Bayern adalah sebagai penerjemah bagi sang ayah.

Davide mengklaim dirinya fasih berbahasa Jerman karena pernah belajar 8 bulan. Sedangkan Carlo masih belepotan dalam berbahasa Jerman.

“Pekerjaan saya di Bayern adalah untuk membantu pelatih, baik di tempat latihan dan persiapan sebelum pertandingan, dan pastinya selama laga berlangsung,” ungkap Davide tentang tugasnya sebagai asisten pelatih seperti dilansir Daily Mail.

“Tapi saya juga membantu berbahasa. Saya bisa berbahasa Jerman dengan baik karena saya mempelajarinya selama delapan bulan. Sedangkan ayah saya bisa berbahasa Jerman, tapi belum sempurna,” tambahnya.

Oleh : Gilabola.com