Bayern Munchen Tak Beri Dukungan, Sanggah Carlo Ancelotti

  • Carlo Ancelotti menyebut dirinya tidak mendapatkan dukungan yang cukup dari para petinggi Bayern Munchen sehingga berakhir dengan pemecatan.

Carlo Ancelotti

Carlo Ancelotti legowo dipecat dari tugasnya di Bayern Munchen namun Ia merasa tidak mendapatkan dukungan yang sepantasnya.

Pria berkewarganegaraan Italia itu ditendang dari kursi kepelatihan Der Bayern pada akhir September lalu setelah kalah tiga gol tanpa balas oleh Paris Saint-Germain di Liga Champions.

Kabarnya lima pemain seperti Arjen Robben, Jerome Boateng, Franck Ribery, Thomas Muller dan Mats Hummels merasa jengah dengan kepelatihan Ancelotti.

Presiden klub Uli Hoeness pun mengakui hal tersebut meski Karl-Heinz Rummenigge menyebut pemecatan tersebut disebabkan alasan sporting.

Berbicara untuk pertama kalinya setelah dipecat, Carlo Ancelotti merasa mendapatkan dukungan yang cukup dari para pemain tapi tidak dengan direksi.

“Kejadian [pemecatan] itu sudah lewat. Saya seperti ini [tenang],” ujarnya pada Sky Sports Italia.

“Saya pernah menulis dalam buku saya bahwa pemecatan merupakan bagian dari pekerjaan ini, jadi saya tidak kaget lagi. Satu petualangan telah berakhir dan sekarang bersiap untuk memulai lagi yang baru.”

“Sejujurnya saya selalu memiliki hubungan yang baik dengan setiap orang selama 22 tahun berkarir sebagai pelatih. Saya mencoba menghargai semua orang dengan pantas, dan ini pun terjadi di Bayern. Saya tidak mempunyai masalah besar dengan para pemain Bayern,” tegasnya.

“Setelahnya, kabarnya beberapa dari mereka menentang kepelatihan saya. Saya tidak tahu soal itu. Saya mencoba menghargai setiap orang.”

“Sebagai pelatih saya harus membuat pilihan-pilihan di setiap pertandingan, mengirimkan 11 pemain ke atas lapangan dan tujuh di bangku cadangan.”

“Lalu tergantung terhadap kecerdasan para pemain untuk menerima hal tersebut dan klub mendukung keputusan pelatih dengan tegas.”

Selepas dipecat dari Allianz Arena, tersiar kabar bahwa Carlo Ancelotti akan kembali ke AC Milan, namun pelatih veteran itu membantahnya.

“Saya melihat [Vicenzo] Montella di Milan, [Eusebio] Di Francesco di AS Roma, dan [Gian Piero] Ventura di [tim nasional] Italia, dan saya berharap mereka bisa memenangkan segalanya.”

“Montella bisa menjadi asisten saya dan saya pun menjadi asisten dia? Kami bisa melatih masing-masing satu pertandingan, tapi masalahnya klub mana yang akan menerima hal tersebut. Kami pasti akan bisa mendapatkannya,” canda Carlo Ancelotti kala disinggung akan bekerja bersama Montella di San Siro.