Bayern Munchen Tak Bisa Salahkan Ancelotti

  • Thomas Muller yakin Carlo Ancelotti seharusnya tidak menjadi kambing hitam atas hasil mengecewakan yang dicatat Bayern Munchen di awal musim.

Thomas Muller

Thomas Muller yakin kesalahan atas buruknya penampilan Bayern Munchen di awal musim ini bukan terletak di pundak Carlo Ancelotti saja.

Pelatih berkebangsaan Italia itu saat ini sudah menjadi pengangguran karena dipecat usai kalah 3-0 dari Paris Saint-Germain akhir September kemarin.

Di papan klasemen sementara Liga Jerman saat ini FC Hollywood terpaut lima poin dari Borussia Dortmund yang menempati posisi pertama.

Pada pengumuman pemecatannya, Karl-Heinz Rummenigge menyebut faktor hasil akhir yang menjadi alasan pencoretan Ancelotti.

Akan tetapi presiden klub Uli Honess menyebut adanya lima pemain senior yang merasa gerah dengan sistem kepelatihan Ancelotti.

Dalam sebuah wawancara bekas pelatih Real Madrid, PSG, AC Milan dan Chelsea itu merasa memiliki hubungan yang baik dengan semua pihak, termasuk para pemain di Allianz Arena.

Bagi Thomas Muller, yang merupakan salah satu dari pemain penting di skuat Die Roten, kesalahan bukan berada di pundak Carlo Ancelotti semata.

“Bagian besar (penampilan mengecewakan akhir-akhir ini) disebabkan oleh tim yang berada di atas lapangan dan tidak memberikan penampilan yang diharapkan oleh publik,” ujar Muller.

“Kita harus realistis soal ini dan tidak menjadi bagian dari opini yang membuat Carlo Ancelotti sebagai kambing hitam.”

Setelah Ancelotti dipecat, Bayern Munchen bergerak cepat dan kini sudah dipastikan kembali dilatih oleh Jupp Heynckes untuk keempat kalinya.

Meski Heynckes pernah memberikan kesuksesan meraih trebel, Muller berharap para suporter tidak terlalu berharap banyak dalam waktu singkat.

“Kita harus hati-hati soal menset target-target musim ini, yang bisa kita buang ke tempat sampah kembali.”

“Kita tidak akan tiba-tiba bermain sepak bola yang luar biasa bagusnya. Akan ada laga-laga di mana publik melihat kami dan menjadi sangat kritis,” tambahnya.