Pelatih Ternama Ramai-ramai Cuti, Termasuk Klopp

  • Berita Bola: Cara yang ditempuh Pep Guardiola untuk mengambil cuti setahun setelah mengakhiri karirnya di Barcelona kini ramai-ramai ditempuh banyak pelatih ternama, termasuk ex Borussia Dortmund, Jurgen Klopp.

Liga Jerman  - Pelatih Ternama Ramai-ramai Cuti, Termasuk Klopp
Berita Bola: Pelatih Ternama Ramai-ramai Cuti, Termasuk Klopp

Berita Bola: Cara yang ditempuh Pep Guardiola untuk mengambil cuti setahun setelah mengakhiri karirnya di Barcelona kini ramai-ramai ditempuh banyak pelatih ternama, termasuk ex Borussia Dortmund, Jurgen Klopp.

Klopp dilaporkan berencana untuk mengambil istirahat selama enam bulan sebelum menemukan klub baru tapi ia mengakui bisa melihat dirinya akan mengelola Bayern Munchen suatu hari nanti.

Klopp mengumumkan kepergiannya dari Dortmund baru-baru ini, dan diberi penghormatan sensasional oleh tribun ‘Dinding Kuning’ di Westfalenstadion pada hari Sabtu.

Dortmund mengalahkan Werder Bremen 3-2 pada pertandingan terakhir mereka di bawah sang manajer, dan tifo besar dikibarkan dengan gambar Klopp dan kata-kata ‘Danke Jurgen’ (‘Terima kasih, Jurgen’).

Surat kabar Jerman Bild mengatakan Klopp berencana untuk beristirahat selama setengah tahun sebelum mengambil alih klub baru.

Ketika ditanya apakah ia bisa membayangkan dirinya melatih Bayern, Klopp mengatakan: ‘Ya. Saya seorang pelatih sepak bola. Saya ingin bekerja untuk sementara waktu, tetapi pada saat ini, hal itu sulit terjadi.”

Ketika ditanya tentang posisi yang mungkin akan kosong di Real Madrid, yang lebih suka memilih manajer yang sudah bisa berbicara bahasa Spanyol, Klopp menambahkan: “Saya bisa [berbicara] hampir setiap dialek Jerman, jadi saya bisa belajar bahasa Spanyol – jika diharuskan.”

Klopp memberi perpisahan emosional untuk fans Dortmund pada hari Sabtu setelah mengambil alih pertandingan kandang terakhirnya yang menjamin tempat di Liga Europa musim depan.

“Tujuh tahun kebersamaan kita berakhir minggu depan,” kata Klopp melalui layar besar di dalam stadion. “Kita akan bersama-sama untuk terakhir kalinya di stadion ini, yang telah menjadi rumah saya.”

“Tim pelatih dan saya cukup beruntung untuk datang ke sini pada tahun 2008 dan jika pernah ada situasi di mana kedua belah pihak diuntungkan dalam sepak bola maka inilah itu. Saya pergi dengan penuh kenangan positif dan saya harap Anda juga.”