Josep Guardiola Dapat Tekanan Berat di Bayern Munchen

  • Manajer Bayern Munchen, Josep ‘Pep’ Guardiola telah mengutarakan bahwa dirinya akan mengundurkan diri dari jabatan sebagai pelatih Bayern Munchen pada akhir musim 2015-2016. Kenyataan tersebut membikin Pep Guardiola mesti mengalami tekanan berat dalam enam bulan belakangan ini.

 

Manajer Bayern Munchen, Josep ‘Pep’ Guardiola telah mengutarakan bahwa dirinya akan mengundurkan diri dari jabatan sebagai pelatih Bayern Munchen pada akhir musim 2015-2016. 

Berita Bola – Sebelumnya Bayern Munchen sempat menawarkan perpanjangan kontrak untuk Josep Guardiola, yang dipercaya oleh kubu Bayern akan ditampiknya. Kemudian muncul rumor bahwa Premier League disebut sebagai tujuan Pep Guardiola pada musim depan.

Manchester United dan Chelsea telah dispekulasikan, sebagai klub yang berpeluang untuk merekrutnya. Malah, manajemen Chelsea, sebagaimana dikutip Daily Mail, akan menghubungi istri Guardiola, Cristina Serra. Pihak Chelsea tahu Serra amat menginginkan tinggal di London karena gaya hidup yang mewah dan glamor. Tetapi sejumlah beberapa rumah judi di Inggris, menjagokan Manchester City sebagai tempat Pep Guardiola meneruskan karier kepelatihannya.

Kenyataan akan perginya Guardiola dari Bayern akhir musim ini membikin Pep Guardiola mesti mengalami tekanan berat dalam enam bulan belakangan ini. Tekanan berat itu timbul dikarenakan pihak penggemar dari Bayern Munchen dikabarkan menuntut Pep Guardiola untuk lekas mempersembahkan titel Liga Champions buat Bayern Munchen. Pep Guardiola pun tahu dirinya sedang mendapat tekanan dan berjanji akan sekuat tenaga buat mewujudkan keingginan para penggemar.

“Saya tidak memiliki masalah dengan tekanan saat ini. Saya benar-benar tidak memiliki masalah,” kata Pep Guardiola sebagaimana dikabarkan Goal, Kamis (21/1/2016).

“Mungkin saja kami akan menjadi juara Liga Champions musim ini, tetapi tidak peduli dengan apa yang terjadi pada akhir musim. Saya akan tetap pergi dan Jupp Heynckes serta Ottmar Hitzfeld tetap menjadi yang utama di klub ini,” imbuh eks pelatih Barcelona itu.

“Mereka orang penting karena mereka adalah orang Jerman. Saya sudah terbiasa dengan tekanan sejak berada di Barcelona. Saya bisa menangani tekanan dengan baik,” tegasnya.