Bos Borussia Dortmund Salahkan Barcelona

11

Pelatih Borussia Dortmund Thomas Tuchel menyalahkan Barcelona karena membuat Marc Bartra gagal memperlihatkan kemampuan terbaiknya.

Bos Borussia Dortmund Salahkan Barcelona - berita Liga Jerman

Pelatih Borussia Dortmund Thomas Tuchel menyalahkan Barcelona karena membuat Marc Bartra gagal memperlihatkan kemampuan terbaiknya.

Bos Borussia Dortmund Salahkan Barcelona - berita Liga Jerman

Berita Liga Jerman – Thomas Tuchel yakin Marc Bartra bisa melewati masa-masa sulit di Borussia Dortmund dengan munculnya sorotan kepada bek asal Spanyol itu. Bartra datang ke Dortmund pada musim panas kemarin setelah tidak mendapatkan tempat di lineup tim inti FC Barcelona.

Di klub barunya, ia kesulitan menemukan konsistensi permainan yang pada akhirnya memunculkan kritikan. Akan tetapi Tuchel yakin kesulitan yang dialami Bartra adalah sebuah kewajaran semata karena masih dalam proses adaptasi.

Tuchel pun beranggapan apa yang terjadi pada Bartra saat ini disebabkan oleh Barcelona yang jarang menurunkan dirinya di setiap pertandingan. Seperti diketahui, bek lulusan akademi La Masia ini tidak bisa bersaing dengan Gerard Pique dan Javier Mascherano.

Di musim pertamanya di Barcelona pun ia sudah kesulitan karena harus bersaing dengan Mascherano, Alex Song dan Adriano di bawah kendali almarhum Tito Vilanova. Publik Camp Nou pun tidak bisa melupakan kesalahan Bartra yang tidak bisa mengejar lari Gareth Bale di laga el clasico final Copa del Rey 2014 lalu.

“Dia belum terbiasa dengan intensitas latihan dan pertandingan di Liga Jerman,” ujar Tuchel pada laman resmi klub. “Ini hanyalah proses yang membutuhkan waktu. Ada masalah soal bahasa juga. Tapi itu masa aklamasi yang normal.”

“Bartra adalah pria yang terbuka yang sangat tidak senang jika segalanya tidak berjalan sesuai dengan keinginan dirinya. Tapi kita harus tahu bahwa dia tidak terbiasa bermain setiap tiga hari dan membawa beban tanggung jawab di setiap laga,” kata Tuchel merujuk kepada keputusan pelatih-pelatih Blaugrana yang jarang memainkannya.

“Terkadang (dalam permainannya) dia terlihat sedikit tegang atau terlalu ambisius di lapangan. Tapi pada dasarnya niatan dia baik. Untuk alasan tersebut dia akan selalu mendapatkan dukungan penuh.”