Frank Ribery tegaskan dirinya TIDAK KASAR!

23

Pemain sayap Bayern Munich, Franck Ribery menegaskan jika dirinya bukan pemain yang kasar. Pembelaan itu dilontarkan seiring sorotan terkait perilakunya di atas lapangan. “Saya paham betul bahwa saya mesti memperhatikan tindakanku,” ujar Ribery kepada Sportbild, yang diwartakan ESPN FC. “Tapi saya ingin menegaskan sekali lagi bahwa saya bukanlah pemain yang tidak fair. Sejak semua pembicaraan […]

Liga Jerman  - Frank Ribery tegaskan dirinya TIDAK KASAR!

Liga Jerman  - Frank Ribery tegaskan dirinya TIDAK KASAR!

Pemain sayap Bayern Munich, Franck Ribery menegaskan jika dirinya bukan pemain yang kasar. Pembelaan itu dilontarkan seiring sorotan terkait perilakunya di atas lapangan.

“Saya paham betul bahwa saya mesti memperhatikan tindakanku,” ujar Ribery kepada Sportbild, yang diwartakan ESPN FC.

“Tapi saya ingin menegaskan sekali lagi bahwa saya bukanlah pemain yang tidak fair. Sejak semua pembicaraan mengenai diri saya dimulai, saya sebetulnya merasakan kalau pemain-pemain lawan mencoba memprovokasi saya lebih keras,” tambah pemain Prancis ini.

Sepanjang musim ini, gelandang 33 tahun itu terlibat empat insiden di mana entah tangan, lengan, dan siku Ribery selalu mengenai kepala atau wajah pemain lawan.

“saya adalah seorang pemain top, pemain-pemain lawan tahu bahwa duel-duel dengan saya selalu diamati dengan ketat, jadi mereka mengeluarkan semua kemampuan mereka untuk menghentikanku. Musim ini, aku ditendang, dilanggar, dan diserang lebih keras daripada sebelumnya.” tukas Ribery.

Salah satu insiden yang paling menonjol ketika terjadi di Piala Super Jerman yang dimenangi Bayern 2-0 atas Borussia Dortmund. Dua kali, Ribery menyikut pemain muda Dortmund Felix Passlack tapi lolos dari kartu merah. Kelakuan Ribery membuat dirinya mendapat beberapa teguran seperti dari kapten Bayern Philipp Lahm.

“Mungkin, terkadang saya langsung terpancing. Tapi hal itu terjadi saat pemain lawan memang berniat mencederai saya. Aku tidak menentang tekel-tekel dan duel yang fair, tapi ketika aku merasa diriku dikasari supaya saya dikeluarkan dari permainan maka saya membela diri. Percayalah, saya tidak ingin menyakiti siapapun di momen-momen itu dan semenit kemudian semuanya sudah terlupakan.” tandas Ribery.