Pengakuan Loew Untuk Singkirkan Aljazair

  •   Berlaga di Estadio Beira-Rio, Porto Alegre, Senin (30/06/2014), Jerman terbukti sampai dipaksa bekerja keras untuk mengalahkan Aljazair. Pengakuan Pelatih Timnas Jerman, Joachim Loew untuk singkirkan Aljazair. Tim Panser memang menentukan satu tiket ke 8 besar di masa perpanjangan waktu setelah Mesut Oezil mencetak gol di menit 119. Aljazair baru berhasil memperkecil kedudukan memasuki menit […]

Liga Jerman Piala Dunia  - Pengakuan Loew Untuk Singkirkan Aljazair

 

Berlaga di Estadio Beira-Rio, Porto Alegre, Senin (30/06/2014), Jerman terbukti sampai dipaksa bekerja keras untuk mengalahkan Aljazair. Pengakuan Pelatih Timnas Jerman, Joachim Loew untuk singkirkan Aljazair.

Tim Panser memang menentukan satu tiket ke 8 besar di masa perpanjangan waktu setelah Mesut Oezil mencetak gol di menit 119. Aljazair baru berhasil memperkecil kedudukan memasuki menit 120 melalui Abdelmoumene Djabou.

Loew mengakui tidak mudah bagi tim asuhannya untuk melaju ke perempat final Piala Dunia 2014. Organisasi permainan Aljazair menurut Loew sempat menjadi sandungan buat tim memetik kemenangan.

“Anda perlu mengambil napas dalam pertandingan seperti itu. Pada akhirnya, hanya kekuatan semata yang menghendaki kami meraih kemenangan,” ujar Loew sesuai rilis FIFA.

Ia mengakui Jerman tidak tampil tajam di babak pertama dan kalah penguasaan bola. Namun Loew merasa, permainan Philipp Lahm dan kawan-kawan mulai berkembang setelah jeda.

“Kami memiliki banyak peluang dan kiper mereka kerap keluar dari sarangnya.”

“Aljzair sering memainkan bola panjang dan mereka melakukan itu dengan baik karena kami sangat rapuh dengan strategi itu. Saya memuji performa Manuel Neuer yang mampu memperbaiki barisan belakang. Ini bagian dari permainan,” sambung Loew.

Di mata pelatih 54 tahun itu, situasi sulit bisa menghampiri tim manapun selama di Piala Dunia.

“Di turnamen seperti ini, Anda akan menemukan lawan-lawan seperti mereka. Tim lain seperti Brasil harus berjuang keras. Tidak semudah berjalan di taman.”