Liga Jerman: Philipp Lahm Bantah Akan Jadi Pelatih

Kapten Bayern Munchen, Philipp Lahm, membantah akan mencoba peruntungan sebagai pelatih setelah resmi gantung sepatu pada musim panas nanti.

Liga Jerman  - Liga Jerman: Philipp Lahm Bantah Akan Jadi Pelatih

Berita Liga Jerman – Kapten Bayern Munchen, Philipp Lahm, membantah akan mencoba peruntungan sebagai pelatih setelah resmi gantung sepatu pada musim panas nanti.

Menjelang laga terakhir di kompetisi resmi bersama Bayern Munich dipertandingan kontra Freiburg, Sabtu (20/05) malam WIB, Philipp Lahm mengaku enggan menjadi pelatih.

Saat ini pesepak bola berusia 32 tahun itu memutuskan untuk gantung sepatu setelah bermain di kasta tertinggi selama 15 tahun.

Selama rentang waktu tersebut, Ia mampu berpartisipasi di delapan titel Bundesliga, enam Piala DFB dan trofi Liga Champions 2013.

Sedangkan di level tim nasional, Ia menjadi pria pertama yang mengangkat trofi Piala Dunia 2014 Brazil usai mengalahkan Argentina, sebelum kemudian mengumumkan pensiun dari timnas, lima hari kemudian.

Sontak keputusannya untuk pensiun ini disayangkan oleh Joachim Low selaku pelatih timnas.

“Philipp merupakan salah satu pesepak bola terbaik di dunia. Dia sudah bermain selama bertahun-tahun di level kelas dunia dan saya selalu merasa senang dan bangga bisa bekerja dengannya dan mendiskusikan soal sepak bola,” aku Low pada laman DFB.

“Keputusannya untuk mengakhiri karir layak dihargai, meski saya pun menyesalkan sebagaimana kebanyakan penikmat sepak bola, sebab saya yakin Ia masih bisa bermain. Saya harap dia bisa menemukan kesenangan yang dicarinya dan akan tetap berada di sepak bola Jerman, apapun jabatannya.”

Ditanya soal rencana di masa mendatang, Lahm merasa tidak cocok menjadi pelatih namun untuk saat ini Ia hanya ingin berkumpul bersama keluarganya.

“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi dalam 10 tahun mendatang tapi saat ini saya tidak bisa membayangkan ingin menjadi seorang pelatih,” tuturnya pada laman resmi Bayern.

“Berdiri di lapangan setiap hari dan melalui detail-detail kecil pertandingan, saya rasa itu tidak cocok dengan saya,” akunya.

“Saya memutuskan pensiun dari tim nasional karena merasa sudah saatnya usai turnamen [Piala Dunia]. Dan hal serupa terjadi juga saat ini.”

“Saya harus melihat rencana hidup saya ke depannya dan apa yang akan terjadi tiap pekannya. [Namun] pertama-tama saya akan berlibur bersama keluarga dan melakoni masa sekarang.”