Philipp Lahm Dilarang Jadi Direktur Bayern Munchen

Philipp Lahm Dilarang Jadi Direktur Bayern Munchen

 

Presiden Bayern Munchen, Uli Hoeness, tidak ingin Philipp Lahm gantung sepatu dan kemudian menjadi direktur olahraga akhir musim nanti.

Uli Hoeness bersikeras bahwa Philipp Lahm masih dibutuhkan peranannya di skuat Bayern Munich sehingga tidak ingin sang kapten memutuskan pensiun.

Gosip beredar di Jerman bahwa Lahm akan segera menjabat sebagai direktur olahraga Bayern jika karirnya berakhir pada akhir musim nanti.

Lahm sendiri pernah berucap bahwa karirnya sebagai pesepakbola bisa berakhir pada musim panas tahun depan, ketika usianya sudah menginjak 34 tahun.

Akan tetapi Hoeness meminta Lahm untuk menepati kontrak yang telah disepakati, yang memiliki durasi hingga 2018 nanti.

“Saya ingin Philipp Lahm memenuhi kontraknya sebagai pemain hingga 30 Juni 2018. Ia masih menjadi pemain yang luar biasa di atas lapangan,” aku Hoeness yang baru terpilih sebagai presiden Der FCB akhir pekan lalu.

“Pada 2018, kita akan memiliki waktu yang cukup untuk melihat semua pilihan dimana Philipp bisa tetap aktif di klub.”

Namun sebuah laporan meyakini jika Bayern akan membajak Max Eberl dari Borussia Monchengladbach untuk posisi direktur olahraga.

Apalagi Eberl telah dianggap sukses sebagai direktur olahraga selama delapan tahun di Gladbach.

Hoeness sendiri enggan berkomentar perihal rumor tersebut dan dengan senang hati menerima nasihat dari Karl-Heinz Rummenigge.

“Keputusan untuk mengisi direktur olahraga ditentukan oleh direksi. Karl-Heinz Rummenigge tahu bahwa saya selalu tersedia untuk mendengarkan nasihat darinya.”

Posisi direktur olahraga ini kosong setelah Matthias Sammer mengundurkan diri pada musim panas lalu dengan alasan personal.

Diyakini eks pesepakbola timnas Jerman itu mengundurkan diri dengan alasan kesehatan, setelah sebelumnya pada bulan April ia sempat absen karena ada masalah sirkulasi darah pada kepalanya.

Advertisement