Schalke 04 Puas Bisa Akhiri Rekor Kandang Bayern Muenchen di Bundesliga

  • Schalke 04 membawa pulang satu poin setelah berhasil menahan tim kuat Bayern Muenchen 1-1 dalam pertandingan Bundesliga di Allianz Arena, Rabu (4/2/2015).

Liga Jerman  - Schalke 04 Puas Bisa Akhiri Rekor Kandang Bayern Muenchen di Bundesliga
Penyelamatan penalti oleh Neuer

Schalke 04 membawa pulang satu poin setelah berhasil menahan tim kuat Bayern Muenchen 1-1 dalam pertandingan Bundesliga di Allianz Arena, Rabu (4/2/2015).

Bagi Schalke memetik hasil imbang di kandang Bayern sudah lebih dari cukup. Bagaimana tidak, Bayern selalu memetik hasil sempurna alias menang ketika bermain di kandang sendiri pada ajang Bundesliga.

Dari sembilan kali bermain musim ini, tim besutan Pep Guardiola itu menang sembilan kali, mencetak 28 gol, dan hanya kebobolan tiga gol. Dengan demikian Schalke jadi tim pertama yang berhasil mengakhiri rekor menang Bayern di kandang sendiri musim ini.

“Saya pikir, Anda layak puas jika mendapatkan satu poin melawan Bayern di Munich,” ujar bek Schalke, Benedikt Howedes seperti dilansir situs resmi Bundesliga.

“Kami unggul jumlah pemain untuk waktu yang lama hari ini, jadi mungkin seharusnya kami bisa lebih berani. Namun, secara keseluruhan, saya pikir kami puas dengan satu poin ini,” tambahnya.

Dalam pertandingan tadi, Schalke sebetulnya tidak tampil dominan. Mereka juga tidak bisa memaksimalkan peluang ketika Bayern harus bermain 10 orang setelah bek Jerome Boateng diganjar kartu merah karena menjatuhkan pemain lawan di dalam kotak penalti pada menit ke 18.

Kartu merah Boateng berbuah hadiah penalti bagi Schalke. Tapi, sial bagi Schalke. Sang algojo Eric Maxim Choupo-Moting tidak mampu membobol gawang yang dikawal Manuel Neuer. Tendangannya terlalu lemah dan berhasil ditahan Neuer.

Bayern kemudian unggul lebih dulu lewat gol Arjen Robben di menit ke-67. Tetapi, Schalke sukses menyamakan kedudukan lewat sundulan Benedikt Howedes di menit ke-72.

Schalke, meski kalah dominan dalam penguasaan bola, mampu menorehkan lima attempts on target. Namun, Robben menyebut tim besutan Roberto Di Matteo itu bermain ultra-defensif dengan menumpuk lima orang di lini belakang.