Thomas Tuchel : Jangan Kritik Gotze Terus!

  • Pelatih Borussia Dortmund meminta semua pihak untuk menghentikan kritikan yang dialamatkan kepada Mario Gotze usai sang pemain kurang gemilang di Bayern Munich. Tomas Tuchel melihat kritikan yang dialamatkan kepada Mario Gotze atas performa dia sangatlah tidak adil. Kritikan tersebut muncul setelah Gotze tidak bisa memberikan penampilan maksimal bersama Bayern Munich pada dua musim lalu. Padahal […]

Pelatih Borussia Dortmund meminta semua pihak untuk menghentikan kritikan yang dialamatkan kepada Mario Gotze usai sang pemain kurang gemilang di Bayern Munich.

Tomas Tuchel melihat kritikan yang dialamatkan kepada Mario Gotze atas performa dia sangatlah tidak adil.

Kritikan tersebut muncul setelah Gotze tidak bisa memberikan penampilan maksimal bersama Bayern Munich pada dua musim lalu.

Padahal sejak dibeli pada 2013, pemain berusia 24 tahun itu bermain gemilang dan kerap menjadi pilihan Guardiola.

Malahan di musim kedua Gotze didamprat oleh Franz Beckenbauer karena dianggap tidak bersemangat kala membela Bayern.

Saking buruknya penampilan Gotze di Bayern, sampai-sampai ia mengaku menyesal pernah meninggalkan Dortmund pada 2013 lalu.

Meski sempat masih ingin membela Munich, namun saat ini ia sudah kembali berseragam BVB dan menandatangani kontrak berdurasi empat tahun kedepan pada musim panas kemarin.

Meski begitu, Tuchel tidak akan mendengarkan kritikan atas buruknya performa Gotze di Munich.

Tuchel bahkan akan menurunkan sang striker pada lanjutan Liga Jerman menghadapi RB Leipzig, Sabtu (10/8).

“Mario dipastikan akan tersedia untuk laga kontra Leipzig dan masuk pertimbangan untuk bermain,” ujar Tuchel pada konferensi pers jelang laga.

“Kami melihat bagaimana Mario menjadi buah bibir dan apa pun yang ia lakukan selalu menjadi perhatian publik.”

“Tindakan tersebut tidak akan selalu memberikan keuntungan kepada seorang pesepakbola. Tidak ada yang bisa membayangkan bagaimana perasaan dia harus mendapatkan semua itu.”

“Bagaimana perasaan anda jika seseorang selalu memperhatikan apa yang anda lakukan dan terus bertanya berapa pesen kondisi anda?”

“Saya rasa kritikan-kritikan tersebut berjalan tidak wajar. Bataasannya sudah terlewati,” tukas Thomas Tuchel.