Kalah Dari Uzbekistan, Ini Alasan Pelatih Timnas Indonesia U19

Timnas Indonesia U19 yang tampil di turnamen Piala Asia AFC U19 sejak awal langsung digempur dengan kecepatan penuh oleh skuad Uzbekistan U19. Ini penjelasan Indra Sjafri.

 hasil-indonesia-vs-uzbekistan

Timnas Indonesia U19 yang tampil di turnamen Piala Asia AFC U19 sejak awal langsung digempur dengan kecepatan penuh oleh skuad Uzbekistan U19. Alhasil kekalahan dengan skor 3-1 dituai oleh skuad Indra Sjafri.

Dengan kekalahan di laga pertama Piala Asia U19 ini, Indra Sjafri memberikan penjelasan pada saat jumpa pers usai laga. Menurutnya skuad Timnas U19 selalu kesulitan setiap menjalani laga perdana setiap turnamen yang mereka ikuti.

“Pada pertandingan pertama setiap turnamen yang kita ikuti, anak-anak selalu kesulitan. Banyak peluang yang gagal kita manfaatkan. Sementara, gol-gol ke gawang kita murni kesalahan kita sendiri,” ujar Indra Sjafri.

Indonesia yang tampil di turnamen bertajuk AFC U19 Championship itu sejak awal langsung digempur dengan kecepatan penuh oleh pasukan Uzbek. Entah mengapa anak-anak Indonesia tampil jelek di menit-menit awal. Beberapa kali serangan mereka nyaris menghasilkan gol, terutama terobosan-terobosan dari sisi kanan.

Satu satunya gol Timnas Indonesia U19 dicetak oleh Paulo Sitanggang. Tiga gol Uzbekistan ke gawang Rully Desrian, dicetak oleh Khamdanov Dostonbek pada menit ke-18, Urinboev Zabikhillo menit ke-22 dan Shukurov Otabek pada menit ke-85.

Indra rupanya  juga kecewa dengan penampilan beberapa pemain andalannya yang tampil di bawah performa biasanya. Indra Sjafri pun mengaku membuat kesalahan dalam menyusun komposisi starting XI saat melawan Uzbekistan di Stadion Thuwunna, Yangon, Jumat (10/10) sore.

Indra awalnya lebih mempercayakan gelandang Zulfiandi ketimbang Paolo Sitanggang.  Zulfiandi yang baru sembuh dari cedera dimainkan sebagai starter untuk berkolaborasi bersama Evan Dimas dan Hargianto di lini tengah.

Sayangnya Zulfiandi bermain tidak sesuai harapan dan akhirnya  ditarik keluar pada menit ke-55 digantikan Paolo. “Awalnya kami ingin mencoba Zulfiandi karena dia yang lebih sering bermain bersama Evan dan Hargianto. Tapi ternyata Zulfiandi tidak bisa bermain seperti yang diharapkan,” kata Indra.

“Namun, bagaimanapun, saya tetap mengapresiasi penampilan anak-anak yang sudah berjuang dan bekerja keras pada laga ini,” tambahnya.

Sepakbola.cc