Layak Gak Frank Lampard Disambut Hangat Ketika Kembali Ke Stamford Bridge?

  • Frank Lampard tidak diragukan lagi adalah salah satu legenda The Blues, tapi ia tetap saja menjadi ancaman besar pada satu-satunya tim yang mampu menggagalkan usaha anak-anak Jose Mourinho untuk meraih gelar Liga Premier pertama mereka sejak 2010. Ketika Didier Drogba kembali ke Stamford Bridge bersama Galatasaray sebagai lawan di ajang Liga Champions, Maret lalu, ia disambut bak pahlawan. Ia […]

Berita Bola Liga Inggris  - Layak Gak Frank Lampard Disambut Hangat Ketika Kembali Ke Stamford Bridge?

Frank Lampard tidak diragukan lagi adalah salah satu legenda The Blues, tapi ia tetap saja menjadi ancaman besar pada satu-satunya tim yang mampu menggagalkan usaha anak-anak Jose Mourinho untuk meraih gelar Liga Premier pertama mereka sejak 2010.

Ketika Didier Drogba kembali ke Stamford Bridge bersama Galatasaray sebagai lawan di ajang Liga Champions, Maret lalu, ia disambut bak pahlawan. Ia dihadiahi sebuah sepatu boot perak di lapangan sebelum laga guna mengingat delapan tahun karirnya. Namanya diteriakkan oleh penonton dan saat masuk dan keluar lapangan, keempat sisi stadion bertepuk tangan serta ada beberapa spanduk yang menunjukkan kecintaan.

Pertanyaan sekarang, apakah Frank Lampard harus menerima penghargaan serupa pada laga hari Minggu dinihari WIB telah membagi dua para penggemar Chelsea.

Banyak yang percaya, satu musim panjang bersama dengan Manchester City, bahkan jika itu menghasilkan gelar Premier League, seharusnya tidak mengurangi penghargaan atas 13 tahun yang membuat namanya dituliskan ke dalam halaman pertama sejarah klub.

Orang lain merasa perilaku dan dampaknya untuk City sudah bisa menodai warisan di Chelsea, dan itu merupakan tanda betapa emosi menguasai kedua kubu. Salah satu majalah fans Chelsea minggu ini secara terbuka memohon Stamford Bridge agar menyambut Lampard dengan penuh hormat dan keanggunan.

Mengingat kurang jelasnya konsensus, logika menyatakan bahwa reaksi di dalam Stamford Bridge akan berada di antara sanjungan sepenuh hati atau kecaman berhati dingin. Pengertiannya adalah bahwa sebagian besar penggemar Chelsea masih terlibat secara emosional dengan Lampard, mencoba untuk memahami kondisi aneh ini di tengah berbagai kerumitan yang melatarbelakanginya.

Berita Bola Liga Inggris  - Layak Gak Frank Lampard Disambut Hangat Ketika Kembali Ke Stamford Bridge?

Ganjalan pertama adalah bahwa Chelsea membiarkan Lampard pergi. “Aku jelas akan tinggal jika Chelsea menawarkan saya satu tahun lagi,” katanya kepada The Sun pada bulan September. “Tidak ada alasan bagi saya untuk pergi. Keputusan itu telah dibuat – dan saya tidak tahu siapa yang membuat itu.”

Mengingat cara kepergiannya yang tidak normal, bisa dimengerti jika ia akan punya keinginan untuk membuktikan sesuatu. Dan cara apa yang lebih baik untuk membuktikan daripada membuat dampak kerusakan yang signifikan bagi. saingan terbesar, klub lamanya itu?

Keputusan itu saja tidak cukup untuk mengubah penggemar Chelsea untuk melawan Lampard.

Para pendukung fanatik yang melakukan perjalanan ke Stadion Etihad awal musim ini menunjukkan kelas yang luar biasa dalam memberinya tepuk tangan bergemuruh, bahkan setelah ia berhasil melukai perjalanan Chelsea dengan mencetak gol penyama kedudukan di menit-menit akhir laga.

Namun kemarahan telah menggelegak sejak itu, terkait skandal pinjaman dari New York City FC yang rupanya tidak pernah ada. Ia sejak awal direkrut untuk menjadi pemain Manchester City, bukan NYCFC.

Lampard menegaskan penipuan itu bukan darinya dan, mengingat segala sesuatu yang kita ketahui tentang orang itu, tampaknya tidak mungkin bahwa ia akan memiliki langkah semacam itu. Tetapi luka sudah terjadi.

Legenda adalah satu hal. Namun pada hari Minggu dinihari WIB nanti, Lampard tetap akan menjadi bahaya sesungguhnya, salah satu senjata paling mematikan dari satu-satunya tim yang mampu menggagalkan usaha Chelsea meraih gelar Premier League pertamanya dalam empat tahun terakhir.

Setelah menonton Lampard meminta maaf karena mengambil dua poin dari mantan timnya pada bulan September lalu, Mourinho tidak berminat untuk sentimen. “Ketika ia memutuskan untuk datang ke Man City, pesaing langsung dari Chelsea, kisah cinta kita sudah berakhir,” kata Mourinho, bersikeras. “Dia melakukan pekerjaannya sebagai seorang yang super profesional, dan dia melakukannya dengan baik.”

Akan menjadi adegan yang aneh ketika fans Chelsea memberi Lampard sebuah penghormatan dan di dalam laga ia mencetak gol yang mematikan bagi The Blues. Ia sudah bermain selama 397 menit dan mencetak 5 gol serta menciptakan 3 peluang emas. Statistik golnya adalah satu per 79,4 menit dan akurasi passingnya mencapai 84%. Ia benar-benar menjadi pemain yang berbahaya untuk Chelsea.

Berita Bola Liga Inggris  - Layak Gak Frank Lampard Disambut Hangat Ketika Kembali Ke Stamford Bridge?