Liga Champions : Faktor Zidane Pembakar Semangat Real Madrid

  • Liga Champions –  Dalam final Liga Champions  yang hanya tinggal menghitung hari, mampukah Real Madrid mengandaskan keperkasaan Atletico Madrid ? Tampaknya “faktor Zidane” menjadi kunci penentu pembakar semangat Cristiano Ronaldo dkk untuk meraih gelar Juara Liga Champions. Real Madrid bakal segera melakoni final Liga Champions melawan “tetangga dekatnya” Atletico Madrid, di Sansiro Milan Italia, Sabtu […]

Liga Champions –  Dalam final Liga Champions  yang hanya tinggal menghitung hari, mampukah Real Madrid mengandaskan keperkasaan Atletico Madrid ? Tampaknya “faktor Zidane” menjadi kunci penentu pembakar semangat Cristiano Ronaldo dkk untuk meraih gelar Juara Liga Champions.

Real Madrid bakal segera melakoni final Liga Champions melawan “tetangga dekatnya” Atletico Madrid, di Sansiro Milan Italia, Sabtu 28 Mei 2016 atau Minggu 29 Mei 2016 dinihari WIB. Sejumlah pihak menjagokan Atletico Madrid, namun banyak pihak juga meyakini Real Madrid mampu merengkuh gelar Juara Liga Champion yang ke-11 atau undecima.

Menjelang digelar final Liga Champions Eropa, penggemar sepakbola dunia terbelah menjadi dua. Sebagian menjagokan Atletico Madrid dan sebagian yang lain menjagokan Real Madrid. Prosentasenya hampir berimbang antara yang memihak Real dan Atletico.

Banyak faktor yang menyebabkan publik bola menjagokan Real Madrid. Di antaranya yakni adanya “faktor Zenedine Zidane” yang diprediksi akan menjadi pendorong kuat para punggawa Real Madrid mampu menghempaskan perlawanan Atletico Madrid untuk merengkuh gelar juara.

Beberapa waktu lalu pihak manajemen Real Madrid telah mengumumkan bahwa Zenedine Zidane tetap akan dipertahankan sebagai pelatih Real Madrid di kompetisi 2016/2017 mendatang, apapun hasil final Liga Champions. Pengumuman dari manajemen ini seakan menjadi “pembakar semangat” bagi segenap pemain Real Madrid agar mampu mempersembahkan gelar Liga Champions.

Sebab selama ini para pemain Madrid sangat menyayangi Zidane, dan mereka berharap Zizou akan melatih Madrid di masa mendatang. Karena ini keputusan manajemen Real Madrid ini membuat pemain sukacita dan bertekad akan mempersempahkan Tropi Liga Champion, satu-satunya tropi yang masih mungkin diraih Madrid saat ini.

Namun bukan hal yang gampang bagi Real Madrid jika ingin mengalahkan Atletico. Dalam setahun terakhir ini khususnya dalam kompetisi domestik La Liga, justru Atletico lebih unggul dibanding Real. Saat duo Madrid ini main di Vicente Calderon, kandang Atletico, 5 Oktober 2015 keduanya berbagi angka 1-1. Namun saat main di kandang sendiri, yakni di Santiago Bernabeu, 27 Februari 2016  Real Madrid dipermalukan 0-1 oleh Atletico.

Hanya saja  di persaingan  level Liga Champions Eropa, Real Madrid selama ini lebih unggul. Dalam pertemuan di final Liga Champions dua tahun lalu, Real Madrid mampu menggulingkan Atletico Madrid dengan skor 4-1 lewat perpanjangan  waktu.

Faktor lain yakni hadirnya dukungan fans yang luar biasa besar. Para pemain Madrid tentu ingin mempersembahkan kemenangan, untuk memuaskan semua superternya. Mereka juga tidak ingin mengecewakan Presiden La Liga Spanyol, Javier Tebas, yang berharap Real Madrid bisa juara Liga Champion dengan mengalahkan Atletico Madrid. Di antara Duo Madrid ini, siapa yang akan juara ? Kita tunggu saja.