Real Madrid vs PSG Jadi Ujian Terakhir Karim Benzema

Karim Benzema dituntut tampil gemilang saat Real Madrid menjamu PSG di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (14/2) dinihari nanti, atau ia akan dibuang.
Karim Benzema dituntut tampil gemilang saat Real Madrid menjamu PSG di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (14/2) dinihari nanti, atau ia akan dibuang.

Gilabola.com – Karim Benzema dituntut buktikan permainannya saat Real Madrid bertemu PSG, atau posisinya akan diganti secara permanen.

Karim Benzema jalani setiap pertandingan bersama EL Real dengan ketar-ketir, karena permainannya selalu jadi sorotan baik dari pengurus maupun fans Madrid. Apalagi, belakangan, Santiago Bernabéu sudah menarik dukungannya pada pemain itu, dan ia harus hadapi siulan cemoohan dari para fans di stadion.

Penampilan penyerang berusia 30 tahun itu tak cukup bagus untuk ukuran striker andalan Real Madrid, dan Rabu (15/2) dinihari WIB, saat ia bertanding melawan PSG, fans El Real akan berikan Benzema ujian terakhir.

Pemain asal Prancis itu sedang alami salah satu momen terburuknya di Madrid. Musim ini, dia baru mencetak enam gol, dan hanya tercatat sebagai pencetak gol terbanyak kelima dalam timnya, sama dengan Lucas Vázquez – pemain yang hanya bermain selama 15 menit di setiap pertandingan yang dijalaninya.

Advertisement

Jumlah itu dinilai terlalu buruk untuk seorang pemain bernomor sembilan – apalagi di Real Madrid, mengingat selama ini Los Blancos selalu punya pencetak gol terbaik.  Beberapa pemain tercatat sudah mencetak gol lebih banyak dari Benzema, termasuk Gareth Bale yang baru pilih dari cedera. Koleksi gol Benzema bahkan kalah dibandingkan Marco Asensio, yang juga lebih banyak bermain sebagai pengganti daripada jadi starter.

Meski demikian, pelatih Zidane masih terus andalkan Benzema di hampir semua pertandingan. Benzema bahkan bisa terang-terangan tunjukkan kekesalannya saat ia digantikan pemain lain, padahal permainannya sendiri tidak bagus.

Madrid sudah kehilangan Alvaro Morata dan Mariano, yang sempat membantu Madrid bangkit dari bangku cadangan tetapi harus hengkang pada musim panas lalu. Musim ini, ada Borja Mayoral sebagai penggantinya, namun ia tidak mendapat peluang bermain yang menggembirakan.

Padahal, Mayoral butuh lebih sedikit waktu untuk mencetak gol dibandingkan Benzema. Jika Benzema butuh 310 menit untuk mencetak satu gol, Mayoral hanya butuhkan 154,8 menit untuk mencetak satu gol.

Walau prestasinya buruk, Zidane tetap menyebut Benzema sebagai salah satu penyerangnya ‘yang terbaik’. Rekan-rekan satu timnya bahkan tetap mendukungnya saat ejekan terhadap Benzema makin nyaring terdengar. Padahal, Benzema tak hanya tak bisa mencetak gol, tapi ia juga gagal membantu terciptanya sebuah gol.

Jika Zidane putuskan untuk turunkan Benzema di laga melawan PSG, maka pemain yang sama-sama berasal dari Prancis itu harus menunjukkan permainan terbaiknya, karena laga kontra PSG sangat penting. Saat ini, Benzema menjadi pemain terlemah di Trio BBC, karena hanya bisa mencetak sedikit.

Sedangkan calon lawannya, PSG, akan datang dengan tiga ujung tombak paling mematikan mereka, yakni Kylian Mbappé, Edinson Cavani dan Neymar. Sekali lagi Benzema tampil buruk dan fans Madrid kabarnya akan mendesak klub agar lakukan perubahan permanen dan mencari striker baru.