UEFA Kabulkan Permintaan Manchester City

Para pemain klub Liga Inggris, Manchester City.
Para pemain klub Liga Inggris, Manchester City.

Organisasi tertinggi sepak bola Eropa, UEFA, mengamini keinginan pihak Manchester City untuk melindungi para pemain mereka dari perlakuan kasar pemain lawan di Liga Champions.

Hal ini terjadi pada saat yang sama ketika Leroy Sane telah kembali pulih dari cedera akibat tekel horor bek Cardiff, Joe Bennett.

Pemain bertahan itu pun langsung meminta maaf karena telah membuat Sane cedera tapi Pep Guardiola dan anak asuhnya sudah berulang kali menyerukan wasit untuk melindungi para pemain dari tekel-tekel berbahaya.

Menjelang laga babak 16 besar Liga Champions antara The Citizens kontra FC Basel, Rabu (14/02) dini hari WIB nanti, UEFA mengamini permintaan Guardiola.

Advertisement

Dalam pernyataan resminya UEFA meminta wasit untuk tidak segan-segan memberikan kartu jika seorang pemain dianggap melakukan pelanggaran yang bisa membuat cedera.

“Wasit-wasit Eropa telah diminta keterlibatannya untuk melindungi citra sepak bola di paruh kedua kompetisi,” bunyi pernyataannya.

“Ofisial pertandingan bertindak sebagai duta laga dan bertanggung jawab bukan hanya untuk menegakkan aturan permainan tapi juga melindungi para pemain dan memastikan keamanan mereka, serta diperintahkan untuk menghukum siapapun yang melakukan pelanggaran atau sikap [buruk] yang bisa berdampak terhadap citra sepak bola.”

“Laga-laga UEFA disaksikan oleh seluruh dunia, dan badan Eropa berharap citra positif dari pertandingan bisa selalu tampil, khususnya untuk para fans muda yang secara reguler menyaksikan para bintang bermain.”

“Oleh karenanya wasit-wasit diminta untuk memberikan sanksi sepantasnya kepada para pemain yang melakukan pelanggaran keras atau melakukan jegalan yang bisa menimbulkan cedera atau mengakhiri karir lawan.”

Disinggung perihal pernyataan tersebut, Pep Guardiola yakin pernyataan itu sudah sepantasnya tapi menyesali karena sikap keras itu baru muncul kala anak asuhnya sudah menjadi korban.

“Ini bukan waktu yang tepat untuk membicarakan hal ini. Saya sudah berulang kali berkata soal ini, jadi sudah tidak penting lagi,” tutur mantan pelatih FC Barcelona dan Bayern Munchen ini tegas.