Daftar tiga kecelakaan paling tragis di lapangan hijau

Inilah daftar tiga kecelakaan paling tragis di lapangan hijau. Salah satu kecelakaan menyebabkan tulang patah menonjol keluar, merobek kulit kakinya, […]

Inilah daftar tiga kecelakaan paling tragis di lapangan hijau. Salah satu kecelakaan menyebabkan tulang patah menonjol keluar, merobek kulit kakinya, dan menimbulkan ceceran darah di lapangan. Seorang penjaga gawang yang melihat peristiwa itu sampai harus mendapatkan perawatan psikologis karena trauma.

1. Eduardo Da Silva. Pada salah satu laga di Februari 2008 ketika membela Arsenal, Eduardo Da Silva ditekel keras oleh pemain belakang Birmingham City Martin Taylor, yang langsung kena kartu merah. Da Silva mengalami patah tulang fibula kiri di belakang betisnya dan pergeseran pergelangan kaki kiri. Baru setahun kemudian dia bisa kembali membela Arsenal.

2. David Busst. Inilah kecelakaan paling tragis yang pernah terjadi sepanjang sejarah. Pada sebuah laga di Old Trafford bulan April 1996, pemain belakang Coventry David Busst berebut bola liar di area penalti Manchester United dengan dua pemain MU Denis Irwin dan Brian McClair. Sebagai akibatnya, dua tulang sekaligus di kaki kanannya, yakni tulang betis dan tulang fibianya patah, membentuk 90 derajat dengan kaki lainnya, tulang menembus kulitnya dan darah pun berceceran di atas rumput. Laga dihentikan selama 12 menit. Saking parahnya, kaki kanan Busst sampai nyaris diamputasi, dan menjalani 26 operasi lanjutan. Busst masih terdaftar sebagai pemain Coventry hingga 7 bulan berikutnya, tapi tidak pernah bisa bermain bola lagi sejak saat itu, dan akhirnya pensiun dan kini menjadi salah satu staf kepelatihan Coventry. Kiper MU Peter Schmeichel yang muntah-muntah saat menyaksikan luka tersebut harus diberi perawatan psikologis karena merasa trauma. Demikian juga beberapa pemain MU.

3. Patrick Battiston. Ini adalah laga Prancis vs Jerman di partai semifinal Piala Dunia 1982. Battiston tengah mengejar sebuah bola umpan dari Michel Platini. Bola memantul di area penalti Jerman dan kiper Harald ‘Toni’ Schumacher melompat untuk mengamankan bola. Battiston menghantam atau terhantam seluruh berat badan Schumacher. Ia langsung tergeletak pingsan. Ofisial pertandingan berusaha memasukkan sebuah ambulans ke tengah lapangan. Battiston mengalami kerusakan ruas tulang belakang, patah rahang dan kehilangan empat giginya. Ia terpaksa berhenti bermain selama lima bulan.

Sepakbola.cc