Adrien Rabiot: Neymar, Mbappe Pemain Kunci, Alves Pemimpin

  • Adrien Rabiot mengumbar pujiannya kepada tiga pemain baru Paris Saint-Germain yaitu Neymar, Kylian Mbappe dan tak lupa Dani Alves juga.

Neymar - Edinson Cavani - Dani Alves
Neymar - Edinson Cavani - Dani Alves

PSG memberikan kejutan besar di sepanjang bursa transfer musim panas kemarin. Selain memecahkan rekor transfer saat mendatangkan Neymar, PSG juga berhasil menggaet salah satu talenta muda terbaik saat ini, Kylian Mbappe, serta bek kanan yang kaya pengalaman yaitu Dani Alves.

Kehadiran tiga pemain tersebut diapresiasi oleh Adrien Rabiot. Rabiot menilai merasa Neymar dan Mbappe telah membuktikan bahwa mereka sudah menjadi pemain kunci bagi PSG. Sementara itu ia juga memuji peran Dani Alves dalam tim.

“Neymar adalah seorang pemain fenomenal, kami menyadari hal itu ketika dia sendirian mampu menyingkirkan kami di babak eliminasi [Liga Champions] di Camp Nou musim lalu,” ujar Rabiot mengingat kembali kekalahan PSG dari Barcelona dengan skor 6-1 di Liga Champions. “Jelas bahwa lebih baik bisa memilikinya bermain bersama kami daripada harus menjadi lawan.”

“Sementara Mbappe telah menunjukkan bahwa dia memiliki bakat besar, dan bakat itu tak mengenal usia. Kylian memiliki masa depan yang cerah di hadapannya. Mereka adalah dua bintang tim ini, namun jangan lupakan betapa pentingnya Dani Alves. Dia adalah seorang pemimpin, mungkin di belakang layar, baik saat sesi latihan maupun saat pertandingan berlangsung.”

“Dia adalah seorang pemain yang temperamental dan tahu bagaimana berbicara dalam grup ini, meski di waktu yang sulit. Catatan yang ia miliki sepanjang karirnya menunjukkan kemampuannya.”

Selain itu, Rabiot berbicara mengenai Thiago Motta dan Marco Veratti yang bersama-sama membentuk lini tengah yang solid bagi PSG. Pemain berusia 22 tahun itu memberikan pujian kepada dua pemain tersebut yang telah membantu perkembangannya.

“Saya rasa saya sudah membuat banyak kemajuan setiap hari hanya dengan melihat mereka,” lanjut Rabiot. “Motta adalah pemain yang tidak pernah kehilangan ketenangannya, dia bermain dengan fokus, dia memiliki visi bermain dan kualitas operan yang luar biasa.

“Sementara Veratti memiliki kebebasan lebih besar untuk bermain di depan, dengan menggunakan kualitas operan jarak jauhnnya yang luar biasa.”

Rabiot menambahkan : “Saya mungkin memiliki kedekatan yang lebih baik dengan Motta, yang bermain lebih dekat dengan saya di atar lapangan, namun saya juga merasa bahwa saya memiliki campuran dua pemain ini, di mana saya juga memiliki karakteristik sendiri.”