Analisa Lima Titik Lemah dan Kekuatan Kolombia vs Brasil

7

  Bagi mereka yang yakin bahwa Kolombia pasti mampu melumat Brasil, harus menyimak statistik bahwa dalam 25 laga internasional mereka sebelum ini, Kolombia hanya mampu dua kali menundukkan tim Samba. Namun dibandingkan tuan rumah, mereka mampu dengan perkasa memenangkan empat laga mereka menuju perempatfinal kali ini. 1. King James Dalam turnamen ini bukan nama-nama bintang […]

Analisa Lima Titik Lemah dan Kekuatan Kolombia vs Brasil - berita Internasional Piala Dunia

 

Bagi mereka yang yakin bahwa Kolombia pasti mampu melumat Brasil, harus menyimak statistik bahwa dalam 25 laga internasional mereka sebelum ini, Kolombia hanya mampu dua kali menundukkan tim Samba.

Namun dibandingkan tuan rumah, mereka mampu dengan perkasa memenangkan empat laga mereka menuju perempatfinal kali ini.

1. King James

Dalam turnamen ini bukan nama-nama bintang seperti Neymar, Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo yang memimpin puncak top scorer, namun nama pemain Kolombia, James Rodriguez.

James telah menjaringkan gol sebanyak lima kali dan memberikan dua assist pada empat pertandingan pertama Piala Dunia, termasuk gol terindah sejauh ini, dengan voli kaki kiri untuk membuat Kolombia menang 2-0 atas Uruguay di babak 16 Besar.

2. Problem kebugaran Neymar

Figur sentral timnas Brasil ini terus menunjukkan keberanian yang luar biasa dan untuk sementara mampu memikul harapan tuan rumah dengan sukses mencetak gol penalti kelima dari timnya pada adu penalti vs Chile di babak 16 Besar.

Namun, pemain berusia 22 tahun ini diperlakukan dengan sangat kasar di laga vs Chile itu, menyebabkan cedera-cedera memar di sana sini dan kini kesegarannya saat menghadapi Kolombia masih dipertanyakan.

3. Fred dan Jo

Ketergantungan La Selecao pada figur Neymar mungkin terlalu dibesar-besarkan, namun itu sebenarnya terjadi karena tidak adanya dukungan dari Fred dan Jô.

Fred memang berhasil mencetak satu gol vs Kamerun, namun kemudian digantikan oleh Jô guna mendapatkan gol di laga vs Meksiko dan Chile.

Mantan striker Manchester City itu gagal menciptakan terobosan yang diperlukan pada kedua kesempatan tersebut dan bahkan tidak masuk dalam lima eksekutor penalti Brasil melawan Chile.

4. Kecemasan Brasil

Neymar, Julio Cesar dan kapten Thiago Silva dilaporkan tengah berada dalam keguncangan pasca laga adu penalti vs Chile. Kemungkinan karena beban di pundak mereka terlalu berat. Pelatih Luiz Felipe Scolari juga telah menunjukkan keprihatinan atas kondisi mental timnya dengan memanggil psikolog tim untuk pertemuan tambahan dengan tim pada hari Selasa.

Dengan begitu banyak ketegangan saraf dan intensitas tinggi selama 120 menit saat melawan Chile di kaki mereka, Kolombia kemungkinan memiliki cadangan energi yang lebih besar di bawah hawa panas Fortaleza.

5. Gustavo celah di lini tengah Brasil

Kerugian lain dari kubu Brasil adalah kartu kuning ganda untuk jenderal lapangan tengah Luis Gustavo. Ia tidak akan turun di laga vs Chile. Gelandang Wolfsburg ini sebenarnya adalah kunci untuk strategi Scolari menutup banyak ruang kosong di pertahanan, sehingga memungkinkan full-back Marcelo dan Dani Alves untuk membantu penyerangan.

Selain itu, Gustavo biasanya menempati peran di depan pertahanan di mana James Rodriguez biasanya beroperasi, dan ketidakhadiran Gustavo bisa mengubah mimpi Brasil ke mimpi buruk.