Arsene Wenger Sesalkan Mimpi Buruk Arsenal

16

Sepakbola – Manajer Arsenal Arsene Wenger menyesalkan “mimpi buruk” Arsenal saat timnya mengalami kekalahan memalukan 5-1 di tangan Bayern Munchen di Liga Champions.

Internasional  - Arsene Wenger Sesalkan Mimpi Buruk Arsenal

Gilabola.com – Manajer Arsenal Arsene Wenger menyesalkan “mimpi buruk” Arsenal saat timnya mengalami kekalahan memalukan 5-1 di tangan Bayern Munchen di Liga Champions.

Tim asuhan Arsene Wenger berada di ambang kembali tersisih di babak 16 besar untuk kali ketujuh secara beruntun setelah kekalahan memalukan mereka di Allianz Arena, Kamis (16/2) dini hari WIB.

Alexis Sanchez sempat membalas gol pembuka Arjen Robben di babak pertama, namun dua gol dari Thiago Alcantara dan satu gol dari Robert Lewandowski dan Thomas Muller menutup kemenangan Bayern dengan skor yang sangat besar.

Wenger pun menyesali cara timnya menyelesaikan laga itu. Terutama ketika Thiago mencetak gol di menit ke-63 dan Muller menyelesaikan peluang dari kesalahan para pemain Arsenal yang bermain-main bola di belakang untuk membuat mereka menelan kekalahan yang begitu besar.

“Masalah-masalah nyata yang kami hadapi setelah gol ketiga. Kami kehilangan organisasi permainan kami dan kami letih secara mental,” ujar manajer asal Prancis itu pada konferensi pers singkatnya. “25 menit terakhir adalah mimpi buruk bagi kami. Itu tampak seperti kami telah benar-benar mati.”

Keluarnya kapten dan bek tengah Laurent Koscielny yang cedera di awal babak kedua pun memicu runtuhnya pertahanan Arsenal. Lini pertahanan Arsenal menjadi sangat rapuh setelah bek Prancis ini keluar pada menit ke 49 dan digantikan oleh Gabriel.

“Koscielny? Saya akan senang untuk menjaga dia di lapangan. Setelah itu sulit untuk mengukur dampak yang nyata,” katanya. “Faktanya adalah, kamu harus mengatasi dengan hasilnya. Kami memiliki hasil yang sangat buruk.”

Arsenal kini pun mengusung misi sangat sulit di Emirates Stadium, dengan mereka dituntut menang 4-0 atau dengan margin 5 gol jika ingin bisa lolos ke babak perempat final, dan mencegah mereka tersisih di babak 16 besar 7 kali secara beruntun.