Bacary Sagna Tunda Jalankan Ibadah Puasa

18

  Babak gugur 16 besar Piala Dunia bertepatan dengan dimulainya ibadah puasa bagi umat Muslim sedunia. Beberapa pemain yang beragama Muslim seperti Mesut Özil telah menyatakan sementara akan menunda ibadah puasanya. Begitu juga denganBacary Sagna yang mengaku untuk sementara akan menunda menjalankan ibadah puasanya selama  Piala Dunia berlangsung, ini karena Perancis masih harus  menjalani sejumlah laga penting […]

Internasional Piala Dunia  - Bacary Sagna Tunda Jalankan Ibadah Puasa

 

Babak gugur 16 besar Piala Dunia bertepatan dengan dimulainya ibadah puasa bagi umat Muslim sedunia. Beberapa pemain yang beragama Muslim seperti Mesut Özil telah menyatakan sementara akan menunda ibadah puasanya. Begitu juga denganBacary Sagna yang mengaku untuk sementara akan menunda menjalankan ibadah puasanya selama  Piala Dunia berlangsung, ini karena Perancis masih harus  menjalani sejumlah laga penting di babak gugur 16 besar Piala Dunia Brasil 2014.

“Aku tahu kalau sebagai seorang Muslim ada suatu hukum yang harus dipatuhi, namun secara peribadi aku belum akan melakukan puasa nanti,” ujar Sagna dikutip dari L’Equepe.

Bek yang baru saja bergabung dengan Manchester City dari Arsenal ini tetap saling menghormati sebagian rekan-rekannya khususnya di timnas Perancis yang memilih untuk tetap menjalankan ibadah puasa.

“Semua orang bebas memilih apa yang mereka inginkan. Saya menghormati sepenuhnya pilihan mereka. Saya harap pilihan kami  tidak menimbulkan masalah,” tambahnya.

Selain Bacary Sagna, masih ada empat pemain Muslim di skuad timnas Perancis, antara lain, Mamadou Sakho, Paul Pogba, Karim Benzema, Moussa Sissoko.

“Tapi, Anda harus siap dan bertanggungjawab bila tetap berpuasa, dan berhati-hati untuk  menghindari cedera, karena pada laga yang penting ini, Anda tidak bisa lolos bila melakukan kesalahan,” ujarnya.

Pelatih Perancis Didier Deschamps membebaskan pemainnya untuk memilih berpuasa atau tidak, ia menghormati segala keputusan yang akan diambil anak buahnya sepenuhnya.

“Ini adalah isu-isu sensitif. Kami menghormati agama-agama dari seluruh dunia, namun kami yakin para pemain kami mampu beradaptasi dengan situasi apapun,” ujar Deschamps.