Balas Dendam, Begini Cara Fans Brasil Membalas Tetangganya

  Meneruskan permusuhan antara dua tetangga, betapa girangnya gilabola Brasil menyaksikan Argentina gagal merebut gelar juara dunia vs Jerman, Senin pagi WIB. Mereka menari dan meluncurkan kembang api, lega bahwa saingan berat mereka gagal menang. Di Brasilia dan Sao Paulo, kembang api meledak di udara setelah Mario Goetze mencetak gol di menit 113 perpanjangan waktu untuk […]

Boaz Solossa yang menyandang kapten Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2016 mendapat apresiasi dari masyarakat Papua.

Internasional Piala Dunia  - Balas Dendam, Begini Cara Fans Brasil Membalas Tetangganya

 

Meneruskan permusuhan antara dua tetangga, betapa girangnya gilabola Brasil menyaksikan Argentina gagal merebut gelar juara dunia vs Jerman, Senin pagi WIB.

Mereka menari dan meluncurkan kembang api, lega bahwa saingan berat mereka gagal menang. Di Brasilia dan Sao Paulo, kembang api meledak di udara setelah Mario Goetze mencetak gol di menit 113 perpanjangan waktu untuk memberikan Jerman kemenangan terakhir di Stadion Maracana Rio de Janeiro.

Di sebuah bar dekat stadion, fans Brasil meneriakkan “Cry! Cry! Argentina!” dalam melodi lagu terkenal “Don’t Cry For Me Argentina.” Puluhan ribu fans Argentina yang telah menyerbu pantai Copacabana untuk nobar di layar raksasa terdiam sementara gilabola Brasil menyanyi dan menari. Beberapa bahkan melambaikan bendera Jerman.

“Terima kasih Tuhan, terima kasih Tuhan bahwa Jerman menang,” kata Caio Ferraz, 45, Brasil menatap bintang-bintang di pantai legendaris Rio tersebut.

“Jika Argentina menang, mereka akan mengejek kami selama bertahun-tahun,” kata Ferraz, yang mengenakan jersey klub Flamengo Rio, garis-garis merah dan hitamnya cocok dengan jersey tandang Jerman.

Jerman menjadi negara Eropa pertama yang memenangkan trofi ini di Amerika Latin, tapi alasan itu tidak cukup untuk meyakinkan banyak orang Brasil untuk mendukung tetangga selatan mereka.

Jerman bahkan mempermalukan Brasil di semifinal, mengalahkan tuan rumah 7-1.

Tapi persaingan dengan tetangga Argentina yang berisik adalah segalanya.

Melihat saingan mereka menang di tanah mereka akan memperdalam mimpi buruk bagi gilabola Brasil yang masih galau menyaksikan kekalahan semifinal dan skor 0-3 untuk laga perebutan tempat ketiga vs Belanda.

Di sebuah bar di Rio, beberapa warga Brasil bersorak untuk Jerman dengan mengenakan jersey klub Flamengo.

Fans Brasil dan Jerman tampak saling berpelukan, dan si turis Jerman menyatakan keinginan agar tim mereka memenangkan turnamen bagi tuan rumah.

“Kami tidak pernah ingin Argentina menang di sini, di Brasil. Tidak pernah,” kata Cassio Conceicao, 51. “Jerman menghormati kami meskipun mereka menyingkirkan kami,” katanya.

Seorang fans Argentina fan Sebastian Mereles dari Buenos Aires kecewa melihat tetangganya mendukung Jerman.

“Saya pikir Brasil marah karena mereka tidak bisa berada di final melawan kita, laga yang ditunggu seluruh dunia,” katanya.

Sejak turnamen dimulai pada 12 Juni, pasukan Argentina yang membanjiri kota-kota Brasil mengejek tuan rumah mereka dengan teriakan bahwa pahlawan mereka Diego Maradona lebih baik daripada legenda Brasil Pele.

Setelah kalah di semifinal dengan skor 1-7, warga Argentina mengangkat tujuh jari dan meneriakkan “Mereka makan tujuh gol!” Setelah kalah lagi dari Belanda dan total kemasukan dari dua laga adalah 10 gol, sekelompok fans Argentina berjalan menyusuri jalanan Rio di tengah malam dan dengan keras menghitung sampai 10.

Mereka bahkan punya lagu khusus yang diubah untuk mengejek-ejek fans Brasil.

Sepakbola.cc