Apa Beda Inggris, Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara?

  • Mengapa Inggris Raya diwakili empat timnas sekaligus? Ini jawaban kenapa ada timnas Skotlandia, Wales, Irlandia Utara, dan Inggris.

Timnas Inggris Wales Skotlandia Irlandia Utara

Internasional  - Apa Beda Inggris, Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara?

Dalam laga-laga kualifikasi Euro dan kualifikasi Piala Dunia, kita selalu melihat nama-nama seperti Skotlandia, Wales, Irlandia Utara, selain Inggris. Mengapa negara Inggris Raya bisa diwakili empat tim sekaligus?

Itu semacam penghormatan karena merekalah penemu sepakbola modern. Jauh sebelum FIFA selaku otoritas sepakbola dunia berdiri tahun 1904, empat negara di wilayah kepulauan Inggris saat ini sudah main bola dengan asyik.

Skotlandia memainkan pertandingan pertama antara dua tim sepakbola nasional di Glasgow pada tahun 1872, di depan 4.000 lebih penonton.

Dua belas tahun kemudian, tahun 1884, asosiasi sepakbola nasional Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia meluncurkan turnamen British Home Championship, yang diperebutkan hampir setiap tahun selama abad berikutnya.

Sementara itu FIFA baru hadir tahun 1904. Pada saat itu, empat asosiasi sepakbola di Inggris Raya dianggap terlalu kuat untuk digabungkan, meskipun Jerman dan Austria berpendapat sebaliknya pada saat itu.

Begitulah riwayat terjadinya empat tim nasional sekaligus mewakili Inggris Raya pada laga-laga internasional UEFA dan Piala Dunia. Khusus untuk Olimpiade ini tidak terjadi. Inggris hanya boleh diwakili satu tim sepakbola saja.

Bayangkanlah jika Ryan Giggs serta Gareth Bale dari Wales, lalu Darren Fletcher dari Skotlandia bergabung dalam tim nasional Inggris. Tentu mereka jauh lebih kuat dan tidak perlu sampai tersisih sedemikian cepatnya dari Piala Dunia Brasil.

Namun sebenarnya tidak ada definisi “negara” yang benar-benar konsisten di sepakbola internasional. Agar bisa ikut serta dalam Piala Dunia, sebuah negara harus masuk ke dalam organisasi FIFA dan asosiasi sepakbola regional: UEFA di Eropa, CONCACAF di Amerika Tengah dan Utara, AFC di Asia. Persyaratan soal keanggotaan berbeda-beda di tiap daerah, tetapi setiap tim yang menjadi anggota FIFA menerima gaji tahunan sebesar Rp 2,9 Milyar.

UEFA cenderung paling hati-hati soal keanggotaan ini, tapi ya itu pun tidak selalu demikian.

Pada tahun 1990, UEFA menerima masuk Kepulauan Faroe, daerah otonom Denmark dengan populasi kurang dari 50.000, setara penduduk satu kecamatan saja di Jakarta.

Terinspirasi oleh Faroes yang kecil itu, Gibraltar melamar untuk keanggotaan UEFA. Delegasi Spanyol menolak keras. Spanyol khawatir bahwa jika bisa ada tim nasional untuk jajahan Inggris dengan 29,000 penghuninya di dalam wilayah Spanyol itu, maka bisa merusak klaim mereka ke wilayah mungil dan berbatu di ujung selatan Spanyol tersebut.

Mereka juga takut bahwa masing-masing 17 daerah otonom mereka akan mencoba untuk melepaskan diri dari tim nasional. Tim sepakbola nasional Spanyol bisa kehilangan banyak pemain terbaik mereka jika Catalonia memutuskan untuk mendeklarasikan kemerdekaan.

Namun Gibraltar akhirnya masuk ke keanggotaan UEFA melalui voting sidang UEFA tahun 2013, dan akan ikut serta berlaga dalam kualifikasi Euro 2016 melawan Polandia dinihari nanti. Mereka melakukan laga kandang di sebuah stadion di Portugal karena stadion mereka sendiri di Gibraltar, berkapasitas 5.000 tempat duduk, tidak memenuhi syarat UEFA. Stadion di mana mereka berlaga di Portugal memiliki kapasitas tempat duduk 30.000 orang, jauh lebih banyak daripada jumlah penduduk mereka sendiri yang hanya 29.000 orang.