Inilah Tujuh Kandidat Resmi Presiden FIFA

FIFA akan menggelar pemilihan presiden baru pada 26 Februari 2016. Sebanyak tujuh nama kandidat sudah diumumkan FIFA untuk bertarung dalam pemilihan itu nanti.

Berita Bola : Inilah Tujuh Kandidat Resmi Presiden FIFA

FIFA akan menggelar pemilihan presiden baru pada 26 Februari 2016. Sebanyak tujuh nama kandidat sudah diumumkan FIFA untuk bertarung dalam pemilihan itu nanti.

Presiden non aktif Sepp Blatter tidak termasuk dalam daftar tujuh kandidat tersebut. Pria 79 tahun ini sebelumnya memang sudah menyatakan tak ikut dalam pemlihan karena dugaan keterlibatannya dalam skandal korupsi di badan tertinggi sepakbola dunia itu.

Namun yang mengejutkan, nama Presiden UEFA, Michel Platini, justru tetap masuk dalam daftar kandidat presiden. Padahal diketahui, legenda Perancis dan Juventus ini tengah menjalani skorsing terkait kasus korupsi massal di tubuh FIFA.

Platini dituding kecipratan uang suap dari Sepp Blatter pada 2011 silam. Ketika itu, Platini
mendapatkan uang sebesar £1,3 juta dari Blatter. Diduga aliran uang dari Blatter itu adalah upaya Blatter menutup mulut Platini karena mengetahui praktek penggelapan uang yang sempat dilakukan sang presiden.

Adapun ketujuh kandidat presiden FIFA yang berhak maju dalam proses pemilihan Presiden pada 26 Februari 2016 mendatang, adalah Prince Ali, Musa Bility, Jerome Champagne, Gianni Infantino, Michel Platini, Sheikh Salman, dan Tokyo Sexwale.

Sebenarnya ada satu lagi tokoh elite yang berpotensi maju dalam pemilihan Presiden FIFA. Dia adalah mantan Presiden Federasi Sepakbola Trinidad & Tobago, David Nakhid. Tapi, Nakhid dinyatakan gagal di proses seleksi akhir, karena tak mendapat dukungan dari lima anggota
asosiasi.

Terkait lolosnya nama Platini sebagai calon presiden FIFA, pihak panitia pemilihan menyatakan bahwa Platini akan bisa mengikuti pemilihan nanti jika dia sudah dinyatakan bebas dari hukuman sebelum pemilihan presiden.

“Menimbang, saat ini Platini tengah menjalani hukuman tak boleh beraktivitas di dunia sepakbola
dalam bentuk apa pun. Pencalonannya tak akan diproses oleh Komite Pemilihan,” begitu pernyataan FIFA di situs resminya.

“Sebaiknya, hukuman harus dicabut atau habis sebelum proses pemilihan. Komite Pemilihan akan
menentukan nasib Platini, berdasarkan perkembangan selanjutnya,” lanjut FIFA.

Sepakbola.cc