Gerrard Ungkap Sulitnya Adaptasi di Liga MLS

Mantan kapten Liverpool, Steven Gerrard, mengakui beratnya proses adaptasi dia di musim pertamanya bermain di Major League Soccer (MLS) Amerika. Tantangan terberat adalah faktor cuaca dan kondisi lapangan.

Internasional  - Gerrard Ungkap Sulitnya Adaptasi di Liga MLS

Mantan kapten Liverpool, Steven Gerrard, mengakui beratnya proses adaptasi dia di musim pertamanya bermain di Major League Soccer (MLS) Amerika. Tantangan terberat adalah faktor cuaca dan kondisi lapangan.

Seperti diketahui, Gerrard bergabung dengan klub LA Galaxy pada musim panas 2015 setelah kontraknya dengan Liverpool berakhir. Dia dikontrak klub itu selama 18 bulan atau hingga akhir tahun 2016. Sejauh ini, Gerrard sudah mencetak dua gol dalam 14 penampilan di MLS musim ini.

Meski kompetisi MLS tidak seketat Liga Primer Inggris, namun Gerrard tidak mampu menunjukkan penampilan terbaiknya. Pada musim pertamanya dia mengaku sangat sulit beradaptasi dengan iklim kompetisi dan cuaca Amerika.

Beberapa tantangan yang dia hadapi di antaranya adalah bepergian ke laga tandang menggunakan jalur darat, bertanding di lapangan kering, dan bermain dalam kelembaban udara yang tinggi. Tingkat kesulitan itulah yang membuat penampilanya selama empat bulan di LA Galaxy masih di bawah harapan.

“Itu adalah beberapa tantangan yang saya hadapi dalam tiga bulan terakhir dan tidak saya sangka sebelumnya. Setiap laga tandang adalah tantangan yang berbeda. Saat bermain kandang, kami tidak punya masalah karena kami bermain bagus. Kami kini fokus menghadapi musim depan, berharap bisa finis di urutan teratas, dan tidak bermain buruk seperti melawan Seattle,” serunya.

Di musim pertamanya ini, Gerrard gagal membawa La Galaxy menjadi juara. Dia dan timnya mengakhiri musim lebih cepat setelah Galaxy disingkirkan Seattle Sounders dalam babak play-off pada tengah pekan kemarin.

Tapi legenda Liverpool berusia 35 tahun berjanji akan tampil lebih bagus musim depan sekaligus membawa timnya juara. Apalagi dia sudah berniat gantung sepatu di akhir musim depan.

“Musim depan (2016) mungkin akan menjadi musim terakhir saya sebagai pesepakbola. Saya ingin pergi dengan kepala tegak. Musim ini adalah musim yang panjang dan saya baru datang di empat bulan terakhir, namun saya yakin musim depan akan lebih baik,” ujar Gerrard.