Kabar Jelek Untuk Barcelona, Larangan Transfer Sampai Awal 2016

  • FIFA telah menolak banding Barcelona terhadap larangan transfer satu tahun sebagai hukuman karena berulangkali melanggar aturan transfer soal penandatanganan pemain berusia remaja. Larangan ini akan berlaku untuk keseluruhan tahun 2015, yang meliputi transfer jendela Januari 2015 dan musim panas 2015. Karena sebelumnya Barca mengajukan banding, hukuman itu dibekukan selama jendela transfer saat ini, yang ditutup pada 1 September […]

Internasional Liga Spanyol  - Kabar Jelek Untuk Barcelona, Larangan Transfer Sampai Awal 2016

FIFA telah menolak banding Barcelona terhadap larangan transfer satu tahun sebagai hukuman karena berulangkali melanggar aturan transfer soal penandatanganan pemain berusia remaja.

Larangan ini akan berlaku untuk keseluruhan tahun 2015, yang meliputi transfer jendela Januari 2015 dan musim panas 2015. Karena sebelumnya Barca mengajukan banding, hukuman itu dibekukan selama jendela transfer saat ini, yang ditutup pada 1 September 2014 dan memungkinkan mereka untuk merekrut, antara lain, striker Luis Suarez.

Itu berarti larangan untuk semua kegiatan transfer, baik itu penjualan maupun pembelian calon pemain, selama dua bursa transfer berikutnya di tahun 2015.

FIFA di bulan April 2014 menemukan bahwa penandatanganan 10 pemain Barcelona berusia remaja, yang tidak diungkapkan nama-namanya,  melanggar aturan perlindungan anak di bawah umur. Denda 450.000 franc Swiss (Rp 5,7 Milyar) juga dikenakan pada Barcelona.

Raksasa Catalan tersebut memanfaatkan banding tadi untuk melakukan bisnis transfer musim panas ini dan telah membawa masuk pemain seperti Luis Suarez, Ivan Rakitic, Claudio Bravo, Thomas Vermaelen dan Jeremy Mathieu dari Liverpool, Sevilla, Real Sociedad, Arsenal dan Valencia masing-masing.

Berita ini hanya berarti satu hal: Nou Camp akan memanfaatan jendela transfer sampai 1 September 2014 untuk membawa masuk beberapa pemain lagi sesuai harapan manager Luis Enrique, atau menjual segera beberapa pemain yang tidak mereka inginkan.